Terpopuler Nasional, Larangan Cuti ASN Hingga Pergeseran Tanggal Merah

    Renatha Swasty - 19 Juni 2021 08:22 WIB
    Terpopuler Nasional, Larangan Cuti ASN Hingga Pergeseran Tanggal Merah
    Ilustrasi ASN. MI/Ramdani



    Jakarta: Penigkatan kasus covid-19 di sejumlah wilayah Indonesia membuat pemerintah mengubah sejumlah ketentuan libur. Hal ini untuk menekan penyebaran covid-19.

    Berita soal perubahan hari libur nasional paling banyak dibaca pembaca Medcom.id sepanjang Jumat, 18 Juni 2021. Pemerintah menyepakati perubahan hari libur nasional dan cuti bersama 2021.

     



    Kesepakatan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021 tentang Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021.
     
    Libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriah/2021 Masehi yang jatuh pada Selasa, 10 Agustus 2021 digeser menjadi Rabu, 11 Agustus 2021. Sedangkan, cuti bersama Natal 2021 pada Jumat, 24 Desember 2021 ditiadakan. Pertimbangannya, menghindari libur panjang.

    Baca selengkapnya di sini

    Berita yang juga menarik pembaca di kanal Nasional Medcom.id sepanjang Jumat, 18 Juni 2021 ialah ASN dilarang mengajukan cuti berdekatan dengan libur nasional.

    "ASN itu sesuai ketentuan mempunyai hak cuti perorangan, tetapi kami putuskan bahwa demi kemaslahatan dalam konteks pandemi covid-19, bahwa hak cuti ASN itu untuk sementara ditiadakan," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo dikutip dari Antara, Jumat, 18 Juni 2021.
     
    Peniadaan hak cuti kerja yang dimaksud, ialah larangan bagi ASN menjalani cuti kerja berturut-turut dengan memanfaatkan momentum hari libur nasional. Tjahjo mewanti-wanti jangan sampai cuti digunakan untuk memperpanjang liburan.

    Baca selengkapnya di sini

    Masih soal penyebaran covid-19, berita soal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup sejumlah tempat usaha juga menarik perhatian pembaca Medcom.id sepanjang kemarin. Penutupan lantaran melanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
     
    "Kami masih menemukan praktik tidak bertanggung jawab dari para pengelola di mana kapasitas tempat yang maksimal 50 persen terlampaui," kata Anies saat sidak di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat malam, 18 Juni 2021.
     
    Anies mengungkapkan beberapa tempat usaha yang melanggar aturan itu langsung ditutup. Bahkan, pihak pengelola dikenakan denda maksimal Rp50 juta.

    Baca selengkapnya di sini

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id