Pekerja Berusia 45 Tahun Hanya Boleh Bekerja di 11 Sektor

    Nur Azizah - 12 Mei 2020 19:30 WIB
    Pekerja Berusia 45 Tahun Hanya Boleh Bekerja di 11 Sektor
    Ilustrasi kelompok pekerja beraktivitas di tengah pandemi virus korona (covid-19)/AFP
    Jakarta: Warga berusia kurang dari 45 tahun atau usia produktif, diizinkan bekerja di tengah pandemi korona (covid-19). Namun mereka hanya boleh bekerja di 11 bidang pekerjaan, seperti pertahanan dan keamanan, ketertiban umum dan kebutuhan pangan. 

    "Itu yang diizinkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 untuk berkerja," kata Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Selasa, 12 Mei 2020.

    Permenkes itu berisi pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Selain tiga contoh bidang pekerjaan, peraturan itu juga mengizinkan warga bekerja di bidang lain. Rinciannya yakni bidang bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.

    Menurut dia, pertimbangan izin bagi warga produktif merujuk pada angka kematian akibat virus korona. Pekerja berusia 60 tahun ke atas memiliki angka kematian tertinggi yaitu 45 persen.

    Baca: Izin Aktivitas Warga 45 Tahun ke Bawah Demi Stabilitas Ekonomi

    Sementara usia 46 tahun sampai 59 tahun memiliki tingkat kematian 40 persen. Sisanya, yakni 15 persen, merupakan warga umur produktif yakni 45 tahun ke bawah.

    "Seluruh pimpinan di perusahaan, seluruh para manajer, kepala di tiap-tiap bagian yang mempekerjakan karyawan pegawai harus memperhitungkan faktor data yang telah berhasil dikumpulkan oleh gugus tugas gabungan dari ahli epidemiolog dari berbagai perguruan tinggi termasuk tim dari Kemenkes," ujarnya.

    Meski begitu, bukan berarti pekerja berusia di bawah 45 tahun kebal terhadap korona. Doni menuturkan kelompok ini tetap memiliki risiko bila tidak melakukan pola hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan.

    "Mereka harus bisa jaga diri untuk tidak mendekatkan diri kepada keluarganya. Harus mematuhi protokol kesehatan," kata dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id