Pengiriman Pekerja Migran Ilegal Diduga Melibatkan Oknum Pemerintah

    Kautsar Widya Prabowo - 11 Juni 2020 09:06 WIB
    Pengiriman Pekerja Migran Ilegal Diduga Melibatkan Oknum Pemerintah
    Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo (paling kiri). Medcom.id/Arpan Rahman
    Jakarta: Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, menduga ada peran orang pemerintahan dalam pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke Arab Saudi. Perusahaan tak bisa leluasa menempatkan PMI di wilayah yang rawan terjadi kekerasan.

    "Kalau enggak ada keterlibatan (oknum pemerintah) mereka enggak mungkin bisa lolos sampai ke Arab Saudi," ujar Wahyu kepada Medcom.id, Kamis, 11 Juni 2020.

    Migrant Care mendesak pemerintah mengindentifikasi perusahaan yang belakangan terkuak mengirim PMI, Ika Sulastri, secara ilegal. Sehingga kasus serupa tak terulang.

    "Harus ada evaluasi pihak perekrut tenaga kerja, juga pembenahan di sektor pemerintahan, Imigrasi, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Ketenagakerjaan, dan pewakilan (pemerintah) di luar negeri," tuturnya.

    Baca: BP2MI Telusuri Kekerasan TKI di Arab Saudi

    BP2MI tengah menelusuri kasus penganiayaan terhadap Ika Sulastri di Riyadh, Arab Saudi. Ika mengalami batuk berdarah hingga mimisan akibat kerap membawa beban yang berat.

    Pengiriman Ika dinilai ilegal. Sejak awal, proses pengiriman sudah melanggar Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 260 Tahun 2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan TKI pada Pengguna Perseorangan di Negara-Negara Kawasan Timur Tengah.

    "Dia berangkat 16 Januari 2020. Maka pihak yang memberangkatkan melanggar Permenaker karena banyak laporan eksploitasi, kekerasan, pelanggaran HAM, gaji enggak dibayar sesuai kontrak (di Timur Tengah)," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani kepada Medcom.id, Kamis, 6 Juni 2020.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id