Satgas Covid-19: Pengetatan PSBB di DKI Tak Bisa Ditunda

    Ferdian Ananda - 12 September 2020 06:54 WIB
    Satgas Covid-19: Pengetatan PSBB di DKI Tak Bisa Ditunda
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta perlu dilakukan. Kasus aktif covid-19 (korona) di Ibu Kota tak turun selama beberapa pekan.

    "Kita melihat dari kenaikan kasus selama 4 minggu terakhir, utamanya karena sudah merah di kota-kota, DKI Jakarta perlu dilakukan pembatasan yang lebih ketat," kata Wiku dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 12 September 2020.

    Dia mengusulkan pembatasan sosial berskala mikro. Cara ini membuat penanganan covid-19 lebih spesifik ke daerah-daerah yang perlu segera diatasi.

    "Sehingga penanganan kasus termasuk testing, tracing, dan treatment juga bisa dilakukan target pada daerah-daerah zona merah," tutur dia.

    Wiku mengakui keputusan PSBB total di Jakarta memengaruhi aktivitas sosial ekonomi. Sebab, prinsip pembukaan suatu sektor mesti memperhatikan prakondisi, timing, prioritas, koordinasi, dan evaluasi.

    Namun, dalam evaluasi diperlukan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan para ahli. Ini agar penyebaran covid-19 di daerah dengan risiko tinggi bisa segera ditekan.

    "Jadi harus kita ambil hikmahnya untuk segera melakukan pengurangan atau pengetatan yang lebih tinggi lagi agar kondisinya bisa terkendali dan semua ini tentunya perlu partisipasi dari masyarakat," tutur dia.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id