Pelanggar PPKM Terancam Pidana Penjara

    Nur Azizah - 08 Januari 2021 13:16 WIB
    Pelanggar PPKM Terancam Pidana Penjara
    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Pemerintah meningkatkan sanksi bagi pelanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pelanggar dengan kategori berat dapat dihukum penjara.

    "Kalau kerumunan besar lain-lain yang melanggar Undang-Undang Penyakit Menular bisa dipidana," kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 8 Januari 2021.

    Tito menjelaskan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah dan Penyakit Menular menyebut 'Siapa pun dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah diancam pidana penjara selama-lamanya 1 tahun'.

    Sementara itu, ayat 2 menyebut 'Siapa saja karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah dapat diancam pidana kurungan selama-lamanya 6 bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp500 ribu'.

    "Kalau seandainya melanggar pelanggaran lain yang ditetapkan peraturan daerah bisa dari (sanksi) dari polri dan Satpol PP," ujar dia.

    PPKM mulai belaku 11-25 Januari 2021 di sejumlah wilayah Jawa-Bali. Pembatasan untuk menekan penyebaran covid-19.

    (Baca: Alasan Pemerintah Gunakan Istilah PPKM Ketimbang PSBB)

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id