381 Ribu Dosis Vaksin Disuntikkan dalam Sehari

    Fachri Audhia Hafiez - 07 April 2021 18:06 WIB
    381 Ribu Dosis Vaksin Disuntikkan dalam Sehari
    Ilustrasi penyuntikan vaksin covid-19. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman



    Jakarta: Jumlah masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin covid-19 terus meningkat. Ada penambahan penyuntikan 381.620 dosis vaksin untuk vaksinasi pertama dan kedua dalam sehari.

    "Jumlah penyuntikan dosis pertama bertambah 212.391 orang. Total jadi 9.187.757 orang," tulis data yang tertera pada laman resmi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Covid19.go.id, Rabu, 7 April 2021.






    Jumlah penyuntikan harian dosis pertama lebih banyak dibandingkan dosis kedua. Sebanyak 169.229 mendapatkan vaksin covid-19 dosis kedua.

    "Total yang sudah disuntik vaksin covid-19 dosis kedua sebanyak 4.547.580 orang," bunyi keterangan tersebut.

    Baca: Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit Turun Setelah Vaksinasi

    Indonesia menargetkan penyuntikan vaksin covid-19 untuk 181,5 juta jiwa. Program ini diawali penyuntikan kelompok prioritas pertama, yakni tenaga kesehatan dengan total sasaran 1.468.764  orang.

    Sasaran kedua ialah petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia (lansia). Pemerintah menargetkan 40.349.051 orang menerima vaksin hingga Juni 2021.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tren penyuntikan dosis vaksin covid-19 bakal menurun pada April 2021. Hal ini imbas embargo vaksin dari India.

    Saat ini, Indonesia hanya memiliki stok 7-11 juta dosis vaksin yang digunakan selama April 2021. Semestinya, Indonesia memiliki stok 11,7 vaksin AstraZeneca dari kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI).

    Namun, embargo dari India sebagai produsen vaksin AstraZeneca membuat Indonesia kehilangan 10 juta dosis. Indonesia hanya berpeluang mendapatkan 1,3-1,4 juta dosis vaksin gratis.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id