Menkes: 80,5% Sasaran Diprediksi Sudah Divaksinasi Akhir 2021

    Theofilus Ifan Sucipto - 19 Oktober 2021 01:57 WIB
    Menkes: 80,5% Sasaran Diprediksi Sudah Divaksinasi Akhir 2021
    Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: BPMI Setwapres



    Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin optimistis sebagian besar rakyat Indonesia sudah menerima vaksin covid-19 hingga akhir 2021. Dia yakin herd immunity terhadap covid-19 bisa tercapai.

    “Diperkirakan sampai akhir tahun bisa 168 juta rakyat sudah kita suntik dari target 208 juta atau 80,5 persen,” kata Budi dalam telekonferensi, Senin, 18 Oktober 2021.

     



    Budi memprediksi penerima vaksin dosis lengkap hingga akhir tahun mencapai 122 juta orang. Jumlah itu setara dengan 59 persen dari target populasi 208 juta orang.

    Optimisme itu berasal dari progres vaksinasi yang terus meningkat. Sebanyak 108 juta orang sudah menerima vaksin dosis pertama dan 63 juta orang divaksinasi lengkap per hari ini.

    Baca: 10.615 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 di Jakarta per 18 Oktober

    “Kita juga menembus dua juta suntikan per hari pada 22, 23, 29, dan 30 September 2021 serta 13 dan 14 Oktober kemarin. Puncaknya 2,2 juta suntikan per hari,” papar Budi.

    Dia menuturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin progres vaksinasi nasional terus dipercepat. Hal ini khususnya di beberapa ibu kota provinsi yang capaian vaksinasinya masih rendah.

    “Juga di kota-kota yang padat penduduk, apalagi mau mengadakan acara-acara besar seperti (balapan motor) di Mandalika, Nusa Tenggara Barat,” ucap Budi.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id