Pembukaan Bioskop di Jakarta Molor Dua Hari, Ini Alasannya

    Patrick Pinaria - 14 September 2021 21:43 WIB
    Pembukaan Bioskop di Jakarta Molor Dua Hari, Ini Alasannya
    Ilustrasi penonton bioskop di masa PSBB. (Foto: dok. MI/Adam Dwi)



    Jakarta: Pembukaan kembali bioskop di DKI Jakarta tertunda. Menurut Ketua Gabungan Asosiasi Pengusaha Bioskop Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin, bioskop-bioskop di Ibu Kota ini baru bisa beroperasi pada Kamis, 16 September 2021.

    Pembukaan bioskop sebetulnya sudah diizinkan pemerintah pada 14 September. Namun, lantaran ada dokumen-dokumen persyaratan yang harus diselesaikan membuat pembukaan bioskop tertunda dua hari.

     



    "Kita Insyaallah buka mulai Kamis 16 September karena ada surat-surat yang mesti diselesaikan," ujar Djonny seperti dikutip di Antara, Selasa, 14 September 2021.

    Djonny juga memastikan sekitar 400 bioskop di Jakarta sudah siap beroperasi pada Kamis nanti. Menurutnya, ke-400 bioskop ini juga sudah siap memenuhi persyaratan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah.

    Salah satunya adalah penyediaan barcode aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi ini nantinya digunakan untuk mengonfirmasi apakah para pengunjung sudah divaksinasi atau belum. Jika belum divaksinasi, pengunjung dilarang untuk masuk bioskop.

    Sebelumnya, pemerintah telah mengizinkan bioskop kembali dibuka selama masa perpanjangan PPKM level 2-4 di Pulau Jawa dan Bali pada 14-20 September 2021. Namun, hanya bioskop-bioskop di wilayah PPKM level 2 dan 3 yang diizinkan beroperasi kembali.


    Berikut ini syarat-syarat bioskop bisa beroperasi di masa perpanjangan PPKM Jawa dan Bali:
    1. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining semua pengunjung dan pegawai. Hanya warga kategori hijau dalam PeduliLindungi yang boleh masuk
    2. Kapasitas maksimal 50 persen
    3. Pengunjung usia di bawah 12 tahun dilarang masuk
    4. Dilarang makan dan minum atau menjual makanan dan minuman dalam area bioskop
    5. Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kesehatan
    6. Daftar perusahaan yang akan mengikuti uji coba ini ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

    (PAT)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id