Komnas KIPI Tegaskan Tidak Ada Kasus Meninggal karena Vaksin Covid-19

    Nur Azizah - 21 Mei 2021 15:41 WIB
    Komnas KIPI Tegaskan Tidak Ada Kasus Meninggal karena Vaksin Covid-19
    Ilustrasi vaksin covid-19. Medcom.id



    Jakarta: Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Hindra Irawan Satari menegaskan tidak ada kasus meninggal karena vaksinasi covid-19. Pernyataan ini menyusul kabar yang menyebut vaksin covid-19 menyebabkan 30 orang di Indonesia meninggal.

    Hindra mengungkapkan pihaknya menerima 27 aduan terkait Vaksin Sinovac menyebabkan kematian. Namun, investigasi menemukan kematian tersebut tidak terkait vaksinasi.

     



    "Dari kasus tersebut, 10 kasus akibat terinfeksi covid-19, lalu 14 orang karena penyakit jantung," kata Hindra dikutip dari laman Kemkes.go.id, Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021.

    Sementara itu, satu orang meninggal akibat gangguan fungsi ginjal secara mendadak. Lalu, dua orang karena diabetes melitus dan hipertensi tidak terkontrol.

    (Baca: Komnas KIPI Beberkan Kronologi Kematian Pemuda Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca)

    "Kenapa kami bisa membuat diagnosis itu? Karena datanya lengkap. Diperiksa, dirawat di-rontgen, diperiksa lab, CT-scan, dapat diagnosisnya," jelas Hindra.

    Pihaknya juga menerima aduan tiga kasus meninggal diduga akibat Vaksin AstraZeneca. Hindra menegaskan investigasi menemukan ketiganya meninggal karena penyakit lain bukan akibat vaksin.

    Sementara itu, juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan Vaksin AstraZeneca akan tetap digunakan. Vaksin memberikan banyak manfaat dalam menekan kasus penularan dan kematian akibat virus covid-19.

    “Penggunaan Vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi covid-19 membawa manfaat lebih besar,” kata Nadia.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id