Database Polri Rampung Tahun Depan

    Wandi Yusuf - 05 September 2018 13:52 WIB
    Database Polri Rampung Tahun Depan
    Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (ketiga dari kiri) bersalaman dengan Pemred Metro TV Don Bosco Selamun di kantor Metro TV, Jakarta, Rabu, 5 September 2018. Foto: Medcom.ID
    Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menargetkan penyusunan database Polri akan rampung tahun depan. Database dibutuhkan Polri untuk mempercepat sistem pelaporan.

    "Kita harus punya database agar bisa cepat menyikapi dinamika perkembangan yang terjadi di masyarakat," kata Dedi saat berkunjung ke kantor Metro TV, Jakarta, Rabu, 5 September 2018.

    Pembangunan database, kata dia, juga sebagai upaya Polri mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk tahap awal, kata dia, database hanya untuk keperluan internal.

    "Baru kita publish setelah melewati scanning (pemeriksaan) dan assesment (penilaian)," katanya.

    Saat ini, kata dia, database Polri sudah hampir rampung. Polri tengah meminta komparasi kepada beberapa ahli. "Mungkin tahun depan database Polri termasuk salah satu yang terkuat," kata Dedi.

    Ketiadaan data base, kata Dedi, membuat kesulitan koordinasi di jajaran Polri. "Selama ini butuh hitungan hari untuk bisa mengakses beberapa data tertentu," katanya.

    Karena itu, Dedi dan rombongan menyambangi Metro TV untuk berbagi pengalaman. Dedi ingin mengetahui bagaimana perusahaan media mengelola fakta dan data. 

    "Apa yang membuat media begitu cepat menyajikan fakta. Dalam hitungan jam dari kejadian, media sudah bisa memberitakan," kata dia.

    Kedatangan Dedi dan rombongan diterima Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun. Don mengatakan Polri saat ini sudah sangat berubah.

    "Jauh lebih cepat merespon peristiwa dan cukup aktif di media maupun media sosial," katanya.

    Don berharap Polri bisa lebih cepat menyajikan data. "Terkadang Polri masih lama dalam merespon sejumlah kejadian," katanya.

    Agustus tahun lalu Polri sempat meluncurkan Penerapan Sistem Manajemen Mutu Database dan Laporan Polisi dengan nomor SNI ISO 9001-2015. 

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian yakin penerapan sistem ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. 

    "Ambisi saya saat awal menjabat sebagai Kapolri pada 2016 adalah meningkatkan kepercayaan publik dengan meningkatkan kinerja. Meningkatkan layanan publik agar publik mudah meminta bantuan kepolisian dan tidak dipersulit," kata Tito.






    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id