Anjing Bima Aryo Empat Kali Serang Warga

    Siti Yona Hukmana - 10 September 2019 14:43 WIB
    Anjing Bima Aryo Empat Kali Serang Warga
    Ilustrasi: Petugas Kepolisian saat menyisir pengamanan dengan menggunakan anjing pelacak di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2015. Foto: MI/Angga Yuniar
    Jakarta: Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid mengatakan anjing presenter Bima Aryo empat kali menyerang warga. Warga di sekitar tempat tinggal Bima di Cilangkap, Jakarta Timur, pun tak lagi menghendaki keberadaan anjing itu.

    "Yang tiga kasus tidak pernah dilaporkan masyarakat ke pihak kepolisian. Maka, kami tidak bisa melakukan penyelidikan penyidikan," kata Rasyid saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 10 September 2019. 

    Menurut dia, serangan keempat anjing berjenis belgian malinois itu ditindaklanjuti karena menewaskan korban, Yayan. Yayan ialah asisten rumah tangga (ART) orang tua Bima Aryo: Harro Salim dan Taty Damai.

    Kasus ini dilaporkan ke kepolisian oleh Rumah Sakit Adhyaksa. Pasalnya, pada saat dibawa orang tua Bima ke Rumah Sakit Adhyaksa, kondisi Yayan sudah meninggal.

    "Dari pihak kepolisian langsung ke RS untuk mengetahui apakah benar kejadian tersebut. Setelah kejadian itu benar, dari pihak kepolisian meminta surat rujukan ke RS Polri untuk mayatnya dibawa ke sana," terang Rasyid.

    Polisi telah memeriksa enam saksi, di antaranya orang tua Bima Aryo, suami korban, dan tetangga. Polisi kini tengah mengusahakan meminta pendapat ahli pidana untuk menentukan pasal yang tepat terhadap pemilik anjing. 

    Polisi meminta ahli pidana dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). "Saksi ahli pidana yang harus tahu maksimal dua, mininal satu untuk mengetahui unsur pidananya," ujar Rasyid. 

    Yayan tewas digigit anjing di rumah majikannya Jalan Langgar Nomor 41 RT 04/RW 04, Cilangkap, Jumat, 30 Agustus 2019, pukul 19.00 WIB. Ia menderita luka-luka pada bagian leher, punggung, hingga dada. 

    Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Adhyaksa dan dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun, nyawa Yayan tak tertolong.

    Korban telah dimakamkan di kampungnya Indramayu, Jawa Barat. Pemilik anjing pun terancam dikenakan Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian dan Kealpaan yang menyebabkan korban meninggal. 



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id