BNPB: Waspada Angin Kencang Jelang Pergantian Musim

    Atalya Puspa - 08 Maret 2021 04:50 WIB
    BNPB: Waspada Angin Kencang Jelang Pergantian Musim
    Angin puting beliung muncul di dua tempat jelang akhir minggu pertama Maret 2021. Foto: MI/Ruta Suryana



    Jakarta: Angin puting beliung muncul di dua tempat jelang akhir minggu pertama Maret 2021. BNPB melaporkan kejadian tersebut muncul di Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung. Tidak ada korban jiwa akibat fenomena yang biasa terjadi saat pergantian musim itu. 

    Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat angin puting beliung terjadi di Teladan, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat, 5 Maret 2021. Fenomena ini dipicu hujan deras disertai angin kencang pada Jumat pukul 14.00 WIB. Sebanyak 51 KK terdampak bencana ini. 






    "Rumah mereka mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda. BPBD setempat masih melakukan verifikasi tingkat kerusakan di lapangan. BPBD telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Tagana dan PMI serta warga untuk membantu warga terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Minggu, 7 Maret 2021. 

    Baca: Indonesia Dilanda 3.253 Bencana Alam dalam Setahun

    Fenomena serupa terjadi di Desa Margototo, Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur, Kamis, 4 Maret 2021, sekitar pukul 19.00 WIB. Data BPBD setempat mencatat 69 KK terdampak akibat kejadian tersebut. 

    Di samping itu, BPBD mengidentifikasi 52 rumah rusak ringan dan 9 rusak berat. Tidak hanya sektor perumahan yang rusak, tempat budidaya jamur maupun peternakan setempat ikut hancur. 

    "Merespons kejadian ini, BPBD bersama mitra terkait lain melakukan pendataan dan pertolongan kepada warga terdampak. BPBD mengirimkan bantuan logistik berupa perlengkapan makan, sekolah dan keluarga," beber dia. 

    Berdasarkan data BNPB dari awal Januari hingga 6 Maret 2021, total bencana mencapai 723 kejadian. Sebanyak 171 kejadian berupa puting beliung. Sejauh ini, bencana ini mengakibatkan 209 rumah rusak berat, 513 rusak sedang, dan 2.195 rusak ringan. Sebanyak satu korban meninggal dunia dan 36 luka-luka. 

    Raditya menyatakan warga diimbau berhati-hati saat angin puting beliung terjadi seiring pergantian musim. Apabila terjadi angin kencang atau angin puting beliung, warga direkomendasikan untuk berlindung di dalam bangunan yang kokoh. 

    "Jangan berlindung di bawah pohon atau di dekat papan serta hindari benda-benda tajam yang dapat dengan mudah terbawa oleh angin kencang," ungkap dia.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id