Vaksin Gotong Royong Diprioritaskan untuk Perusahaan Padat Karya

    Nur Azizah - 03 Mei 2021 14:35 WIB
    Vaksin Gotong Royong Diprioritaskan untuk Perusahaan Padat Karya
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Pemerintah memprioritaskan perusahaan padat karya untuk mendapatkan vaksin covid-19 gotong royong. Namun, perusahaan tersebut harus mendaftar ke Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

    "Yang kami prioritaskan yang telah mendaftarkan ke Kadin dan tentunya berbasis pada jenis industri, diutamakan padat karya," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin, 3 April 2021.






    Zonasi perusahaan juga menjadi pertimbangan. Pekerja asing yang memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) diperbolehkan mendapatkan vaksin gotong royong.

    Harga vaksinasi akan diatur Kementerian Kesehatan. Sementara itu, jenis vaksin yang akan digunakan ialah Sinopharm dan CanSino.

    "Sinopharm sudah komit untuk masuk sekitar 7 juta dosis dan 5 juta CanSino sedang dalam proses," ucapnya.

    Baca: Alur Proses Vaksinasi Covid-19 Diperpendek

    Sebanyak 7 juta dosis Vaksin Sinopharm akan tiba secara bertahap dan ditargetkan selesai pada Juli 2021. Saat ini, baru 482 Vaksin Sinopharm yang datang ke Indonesia.

    Vaksin asal Tiongkok itu tiba di Tanah Air pada Jumat, 30 April 2021. Vaksin tersebut dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id