Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh karena Usia? Simak Penjelasannya

    Patrick Pinaria - 10 Januari 2021 20:31 WIB
    Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh karena Usia? Simak Penjelasannya
    Ilustrasi medcom.id
    Jakarta: Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 sedang ramai diperbincangkan. Salah satunya adalah usia pesawat tersebut. Lantaran usianya yang sudah tua, kelayakan pesawat pun diperdebatkan.

    Sriwijaya Air SJ-182 memang sudah berusia 26 tahun. Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu 9 Januari.

    Namun, usia rupanya bukan menjadi tolok ukur kelayakan pesawat. Sebab, menurut Soerjanto, pesawat masih dikatakan layak terbang jika ada pemeliharaan (maintenance) yang baik meskipun sudah berusia tua.

    "Harusnya tak ada masalah. Kami sedang mengumpulkan data semua, tentang pesawat dan kru," ujar Soerjanto.

    Pernyataan Soerjanto mengenai usia pesawat itu pun diamini pilot kapten Vincent Raditya lewat video akun Youtube miliknya pada Minggu 10 Januari. Ia pun menilai usia bukanlah penyebab pesawat Sriwijaya Air SJ-182  terjatuh. Namun, hal yang harus diperhatikan adalah masalah perawatan pesawat yang dilakukan maskapai.

    "Tidak ada batasan umur pesawat untuk setop dioperasikan. Entah itu pesawat dari 1930 sampai 1940, kalau mereka dirawat dengan baik masih bisa digunakan," ujar Vincent.

    "Saya bukan membela maskapai. Jika melihat rekam jejak Sriwijaya Air ini, mereka belum pernah mengalami kejadian pesawatnya terjatuh seperti ini. Banyak juga pesawat yang baru terjatuh. Jadi, kita tidak bisa mempermasalahkan umur pesawat," sambungnya.

    Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari, pukul 14.40 WIB. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu baru lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

    Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 masih dilakukan tim SAR. Mereka pun dikabarkan sudah menemukan TKP pesawat terjatuh.

    Laporan teranyar menyebutkan posisi terakhir pesawat ditemukan di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Di dalam pesawat tersebut terdapat 62 orang yang di antaranya adalah 50 penumpang dan 12 kru.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id