Kemenkes Ingatkan Publik Tidak Pilih-Pilih, Semua Vaksin Aman

    Antara - 19 Mei 2021 01:42 WIB
    Kemenkes Ingatkan Publik Tidak Pilih-Pilih, Semua Vaksin Aman
    Juru bicara vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam telekonferensi, Minggu, 3 Januari 2021. Foto: Dok Kemenkes



    Jakarta: Juru bicara covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat tidak pilih-pilih jenis vaksin yang diedarkan pemerintah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan seluruh vaksin covid-19 yang beredar aman.

    "Jadi, tidak ada alasan masyarakat untuk ragu-ragu mengikuti program vaksinasi," kata Nadia dialog virtual di Jakarta, Selasa, 18 Mei 2021.

     



    Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan 181 juta target vaksinasi Indonesia, 426 juta dosis vaksin harus disediakan. Jumlah itu tidak akan sanggup dipenuhi satu produsen vaksin saja. Negara-negara juga bersaing ketat memperoleh pasokan vaksin untuk penduduk mereka.

    "Pada awalnya Indonesia memperoleh vaksin Sinovac, kemudian pada akhir Maret dan awal April 2021 kita kedatangan vaksin AstraZeneca dan Juni atau Juli 2021 dijadwalkan akan datang lagi vaksin lain seperti Novavax dan Pfizer," kata dia.

    Baca: Vaksinasi Gelombang 3 Prioritaskan Masyarakat Miskin dan ODGJ

    Siti Nadia mengatakan pemerintah akan menamakan seluruh produk tersebut sebagai vaksin covid-19 sehingga tidak lagi berbasis pada produsen. Penggunaan vaksin saat ini dalam kondisi mendesak. Pemerintah terus berikhtiar untuk mewujudkan kekebalan kelompok.

    "Manfaat dari program vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan dengan risikonya," pesan Siti Nadia.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id