Relaksasi PSBB Dianggap Berisiko Perluas Penularan Covid-19

    Intan Yunelia - 12 Mei 2020 22:48 WIB
    Relaksasi PSBB Dianggap Berisiko Perluas Penularan Covid-19
    Anggota Komisi VIII DPR RI Asli Chaidir (Foto:Dok.DPR RI)
    Jakarta: Rencana pelonggaran peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perlu dipertimbangkan matang-matang. Relaksasi PSBB dianggap berisiko memperluas cakupan penyebaran virus korona (covid-19).

    “Saat ini masih terlalu terburu-buru, seperti Kementerian Perhubungan yang mengizinkan kendaraan operasional kembali beroperasi dan adanya rencana diperbolehkannya warga usia 45 tahun ke bawah beraktivitas seperti biasa. Tentu ini akan membahayakan,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI Asli Chaidir, disitat keterangan pers, Selasa, 12 Mei 2020.

    Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini, Asli memberi perhatian khusus atas meningkatnya angka positif covid-19. Pemerintah harus mengutamakan kebijakan-kebijakan yang dapat dapat menekan angka kasus baru. 

    “Seharusnya dipikirkan solusinya dulu, agar kasus ini tidak bertambah. Jangan sampai Indonesia seperti negara-negara lain yang angka kematiannya sangat besar,” kata politikus Fraksi PAN ini.

    Dia menyoroti pentingnya sinergi dan sinkronisasi aturan antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini penting agar masyarakat tidak dibuat bingung akibat inkonsistensi peraturan yang dibuat pemerintah.

    “Di satu sisi pemda sedang gencar-gencarnya melakukan PSBB, tetapi pemerintah pusat malah mengizinkan moda transportasi beroperasi kembali, sehingga tidak kompak. Ini membuat masyarakat bingung,” ucapnya.

    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id