comscore

KSP Sebut Pemerintah Siap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

Antara - 04 Februari 2022 18:40 WIB
KSP Sebut Pemerintah Siap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19
Ilustrasi covid-19. (Medcom.id)
Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo menegaskan pemerintah siap menghadapi gelombang ketiga covid-19 varian Omicron. Pemerintah telah siap siaga sebelum terjadinya transmisi lokal dan lonjakan kasus.

Abraham mengatakan saat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan Omicron sebagai Variant of Concern pada 26 November 2021, pemerintah dengan sigap dan cepat memperketat karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Antara lain dengan memperpanjang masa karantina menjadi 14 hari.
"Berkat keberhasilan karantina tersebut kita bisa belajar karakteristik Omicron dengan lebih baik dari negara lain. Sehingga kita lebih tahu apa yang harus disiapkan," kata Abraham, dalam siaran pers di Jakarta, Jumat, 4 Februari 2022.

Baca: Indonesia Masuk Gelombang Ketiga Covid-19? Ini Kata Satgas

Menurutnya, Indonesia termasuk negara yang belakangan terkena Omicron. Yakni negara ke-80 terpapar Omicron. "Banyak negara maju yang kemasukan Omicron terlebih dahulu daripada Indonesia," terang Abraham.

Dia mengakui ancaman gelombang ketiga covid-19 varian Omicron adalah nyata. Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan lonjakan kasus mulai dari menyiapkan testing, tracing, bed, tempat isolasi, oksigen, obat, telemedicine, dan vaksin.

"Per minggu lalu, testing mencapai 351.442 per hari, tracing 10,87 rasio kontak erat, dan kesiapan bed dinaikkan dari 82.168 menjadi 150.000 tempat tidur. Untuk Isolasi terpusat ada 76.636 unit," papar Abraham.







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id