Pemda Didorong Meminimalisasi Penggunaan Plastik di Pasar Tradisional

    Fachri Audhia Hafiez - 30 September 2019 11:03 WIB
    Pemda Didorong Meminimalisasi Penggunaan Plastik di Pasar Tradisional
    Ilustrasi. (Foto: MI/Sumaryanto).
    Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong pemerintah daerah (pemda) mengurangi penggunaan plastik di pasar tradisional. Utamanya, pada tempat yang masih masif menggunakan kantong plastik.

    "Karena urusan sampah sebetulnya urusan wajib daerah, pasar tradisional kan di bawah pemda. Pemerintah pusat akan memfasilitasi," ujar Deputi Direktur Barang dan Kemasan, Direktorat Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ujang Solihin Sidik, dalam ECO Fest di Bandung, Jawa Barat, Senin, 30 September 2019.

    Ujang mengatakan pelarangan dan pembatasan plastik masih berjalan di pasar-pasar modern. Namun, kebijakan itu membutuhkan kerja ekstra dan bertahap diterapkan di pasar tradisional.

    "Pasar tradisional hubungannya dengan rakyat. Kita harus hati-hati pendekatannya," ucap Ujang.

    Pemerintah pusat juga tengah menggodok peta pengelolaan sampah plastik. Sampah plastik harus diganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan secara menyeluruh.

    Ujang mengatakan kebijakan pembatasan plastik ini sudah gencar dilakukan di sejumlah daerah, seperti di Bali, dan Banjarmasin. Pembatasannya berupa tak lagi menyediakan plastik dalam toko ritel.

    "Sekarang ini yang (plastik) berbayar itu kan sudah jalan. Tapi bukan inisiatif dari pemerintah itu inisiatif dari asosiasi pengusaha retail sendiri," kata Ujang.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id