comscore

Daerah Bergerak Menuju Smart City

26 Desember 2017 08:49 WIB
Daerah Bergerak Menuju Smart City
Ilustrasi.
Sukabumi: Pemerintah Kota Sukabumi akan menerapkan konsep smart city dengan memberikan pelayanan berbasis aplikasi. Dinas Komunikasi dan Informatika setempat sudah menyiapkan aplikasi e-budgeting dan e-planning.
 
"Kita sudah siap. Aplikasinya juga sudah oke," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi, Gabriel Majid Sukarman dikutip dari Media Indonesia, Selasa 26 Desember 2017.
 
Secara teknis, e-planning di bawah koordinasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, sedangkan e-budgeting berada di bawah koordinasi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.
 
"Mudah-mudahan pada 2018 kita bisa melaksanakannya. Aplikasinya sudah ada 100 lebih, tinggal diintegrasikan saja," kata Gabriel.
 
Anggaran yang disediakan dari Dinas Kominfo sebesar Rp2,6 miliar. Meski kecil, banyak daerah melakukan studi banding ke Sukabumi. Gabriel mencontohkan studi banding yang dilakukan Pemkab Badung, Bali, dan Depok.
 
Aplikasi Smart City ini juga dikembangkan di Bangka Belitung. Tanah kelahiran mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama itu mengembangkan aplikasi Bantuku.
 
Aplikasi ini dikhususkan untuk membantu wisatawan menemukan berbagai tempat wisata, maupun kuliner, serta lainnya di Bangka Belitung.

Baca: Smart City Dinilai Lebih Aman, Kenapa?
Kepala Dinas Kominfo Babel, Sudarman mengatakan, mereka baru menginput beberapa usaha yang sudah terkoneksi internet. Para pengusaha siap melayani apabila ada orderan melalui aplikasi Bantuku.
 
"Yang punya usaha cukup mengisi data, kita masukan ke aplikasi. Selanjutnya mereka akan diberi kode password," kata Sudarman.
 
Dia menyebutkan aplikasi seperti La Muter dan La Laper masih sedikit pengusaha yang menginput. Padahal, di Bangka Belitung cukup banyak tempat usaha kuliner.
 
Command Center
 
Masih terkait dengan konsep Smart City, Kota Malang secara resmi meluncurkan program Ngalam Command Center (NCC) sebagai awal menuju kota berpredikat Smart City. Kepala Dinas Kominfo Kota Malang, Zulkifli Amrizal menjelaskan kehadiran NCC secara bertahap akan menuju konsep smart city.

Baca: Kalla: Kota Cerdas tak Hanya Diukur dari Panel Monitor

"Keberadaan NCC akan membantu mempercepat layanan kepada masyarakat. Selain itu juga lebih transparan, efektif, dan setiap kegiatan bisa terpantau secara langsung," kata Zulkifli di sela-sela peluncuran NCC di Malang, akhir pekan lalu.
 
Sama halnya di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, juga memiliki command center yang diresmikan pada Kamis 21 Desember 2017.
 
Menurut Kepala Dinas Kominfo Kudus Kholid, command center merupakan salah satu wujud dari visi Kudus Smart City. Command Center ini terkoneksi dengan aplikasi Menara (Menjaga Amanah Rakyat). Program inovasi dari sejumlah OPD ini bisa dipantau termasuk program layanan medis darurat.



(FZN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id