Kesejahteraan Tenaga Medis Diyakini Tekan Kecurangan BPJS Kesehatan

    Theofilus Ifan Sucipto - 20 Juni 2020 19:54 WIB
    Kesejahteraan Tenaga Medis Diyakini Tekan Kecurangan BPJS Kesehatan
    Ilustrasi BPJS Kesehatan. MI/Ramdani
    Jakarta: Pemerintah dinilai harus menjamin kesejahteraan tenaga medis. Kesejahteraan itu diyakini bisa mencegah terjadinya kecurangan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

    “Kalau bayar terlalu rendah atau dibayar terlalu kecil terpaksa dia korupsi,” kata pengamat kesehatan masyarakat Hasbullah Thabrany dalam telekonferensi di Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2020.

    Hasbullah menyebut bayaran kepada fasilitas kesehatan tidak meningkat sejak 2014-2018. Menurut dia, kurangnya kesejahteraan tenaga medis menyebabkan mereka bandel dengan mencurangi BPJS Kesehatan.

    Hasbullah mengatakan fasilitas kesehatan terutama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan harus melakukan pelayanan prima. Namun, dia menilai tenaga medis kurang semangat lantaran hak dan kewajiban tidak seimbang.

    “Klinik dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dituntut menambah kualitas. Sementara inflasi naik dan biaya obat naik karena nilai tukar. Ini tidak adil,” ujar dia.

    Baca: Kecurangan di BPJS Kesehatan Menjadi Duri dalam Daging

    Hasbullah mendorong pemerintah menerbitkan regulasi yang tegas untuk menghindari kecurangan di BPJS Kesehatan. Hal itu harus dibarengi dengan upaya menyejahterakan tenaga medis.

    “Jadi bukan berarti dokter mata duitan tapi perlu keseimbangan. Poinnya adalah realistis,” tutur dia.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id