Luhut: Tidak Ada Negara yang Siap Hadapi Covid-19

    Antara - 24 Maret 2020 15:36 WIB
    Luhut: Tidak Ada Negara yang Siap Hadapi Covid-19
    Menko Maritim Luhut Pandjaitan - - Foto: Medcom.id/ Desi Angriani
    Jakarta: Pemerintah dinilai lamban menangani wabah pendemi covid-19 (korona) sehingga penyebaran semakin meluas. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengakui tidak ada negara yang siap menghadapi wabah ini. 

    "Pertanyaan saya, negara mana sih yang siap? Kan tidak ada yang siap. Jadi, kalau ada pengamat bilang kita enggak siap, ya memang enggak pernah ada yang duga kita akan seperti ini," kata Luhut seperti dikutip dalam akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan seperti dilansir Antara, Selasa, 24 Maret 2020. 

    Luhut menambahkan negara sebesar Amerika Serikat dengan kecanggihan teknologinya pun tidak mampu menolak wabah ini masuk ke negaranya. Menurut Luhut yang dibutuhkan sekarang adalah kerja sama semua negara mengatasi wabah ini.

    "Saya dengar sendiri pernyataan Presiden Trump. Kita ini produsen klorokuin terbesar dunia, yaitu Kimia Farma. Saya tadi baru telepon Dirut Kimia Farma berapa sih produksi kita? Karena Amerika mau produksi, kita offer (tawarkan) mereka untuk konteks ini," katanya.

    Baca: 15 Provinsi Keluarkan Status Siaga Darurat

    Luhut meyakinkan kebijakan yang diambil pemerintah tidak mungkin merugikan rakyatnya. Ia menganggap wajar berbagai kritik yang dialamatkan kepada pemerintah saat ini. 

    "Memang di sana sini tidak sempurna, ya karena vaksinnya saja belum ada. Dan ini kita belum lihat eskalasinya bagaimana," imbuhnya.

    Sementara itu, kasus positif covid-19 di seluruh Indonesia per Senin, 23 Maret 2020, mencapai 579 pasien. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, itu menyebabkan 49 kematian di Tanah Air. Sebanyak 30 orang berhasil sembuh.
     
    Pasien positif korona terbanyak berada di Jakarta. Data di situs corona.jakarta.go.id menyebutkan ada 377 pasien positif di Ibu Kota. Sebanyak 225 pasien masih dirawat, sedangkan 97 lainnya isolasi mandiri. Pasien sembuh mencapai 23 orang dan meninggal 32 orang.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id