Pemerintah Diusulkan Bentuk Relawan untuk Memerangi Korona

    Achmad Zulfikar Fazli - 16 Maret 2020 02:15 WIB
    Pemerintah Diusulkan Bentuk Relawan untuk Memerangi Korona
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Jakarta: Langkah pemerintah menetapkan situasi bencana nasional akibat dampak virus korona dinilai tepat. Hal tersebut merupakan wujud kepedulian negara untuk masyarakat, sekaligus sikap tanggap-cepat terkait bahaya virus korona.

    Anggota DPR Marwan Jafar mengusulkan pemerintah membentuk gugus relawan untuk memerangi korona. Menurut dia, pelibatan relawan bentuk kegotongroyongan serta solidaritas sosial rakyat.

    "Para relawan pejuang mesti menyatakan perang terhadap virus korona," kata Marwan di Jakarta, Minggu, 15 Maret 2020.

    Dia meminta semua pihak bersatu memerangi virus korona. Caranya, lanjut dia, dengan membentuk posko-posko pelayanan di seluruh Indonesia buat melacak (tracing) terduga (suspect) virus korona. 

    Menurut dia, relawan dan pejuang bisa melibatkan sejumlah ormas, organisasi profesional mulai dari para peneliti, dokter maupun organisasi ahli-medis, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, kepramukaan, kampus, kalangan insan pers, serta melibatkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

    "Sebab, selain memiliki legitimasi, WHO juga memberikan supervisi dan arahan sesuai standar internasional," ujar dia.

    Marwan juga mengingatkan pemerintah segera menyediakan rumah sakit khusus buat menangani pasien suspect dan positif korona. Jangan sampai wabah semakin meluas karena penanganan dicampur dengan pasien umum. 

    Dia menyadari masih banyak rumah sakit yang belum siap menangani pasien korona. Solusinya, lanjut dia, pemerintah dapat 'menyulap' kamar hotel-hotel khusus buat mengisolasi orang yang diduga terjangkit korona, dengan tenaga medis, obat, dan alat kesehatan yang diperlukan.

    "Ini akan sangat memperlihatkan upaya kesiapan pemerintah mengantisipasi kemungkinan terburuk dan jadi gesture sangat kuat menenangkan warga masyarakat secara psikologis," ujar dia. 

    Baca: Hasil Pemeriksaan Kesehatan Menteri Keluar Tiga Hari

    Politikus PKB itu menilai pembangunan rumah sakit khusus pasien virus korona di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, belum cukup. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga perlu memperkuat sinergi terkait pemanfaatan hotel-hotel untuk menjadi rumah sakit darurat, dengan memberikan insentif tertentu atas alih fungsi tersebut. 

    Marwan juga mengusulkan pemerintah menyewa pesawat khusus yang punya alat pendeteksi sterilisasi virus korona, dan khusus mengangkut pasien suspect korona ke rumah sakit darurat.

    "Sebagai contoh, ketika musim haji tiba, pemerintah kita juga menyewa pesawat buat mengangkut para jamaah haji Indonesia. Cukup banyak pesawat domestik yang biasa disewa dan bila perlu bisa menyewa pesawat dari luar negeri," kata Marwan.

    Marwan mengajak para anggota DPR dan DPRD menyetujui langkah pemerintah menangani virus korona dan menyetujui anggaran yang diperlukan.  Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ini juga mengajak masyarakat tidak panik dalam menghadapi serangan virus korona. Masyarakat harus patuh dan mentaati seluruh protokol pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan WHO. 

    "Seiring dengan ini, sosialisasi dan edukasi secara masif kepada warga masyarakat perlu juga digencarkan setiap hari melalui jaringan media televisi, radio, serta online yang benar atau bisa dipercaya," ujar dia. 

    Marwan mengingatkan masyarakat menyiapkan rencana kedaruratan, mulai dari ketersediaan dan pasokan barang-barang sembako, gas, obat-obatan, bahan bakar minyak (BBM). Dan perlu diwaspadai kemungkinan penimbunan dan pemanfaatan situasi, langkah-langkah pengamanan, hingga kemungkinan perusahaan merumahkan karyawan tanpa gaji.

    "Artinya, stabilitas ekonomi, sosial dan psikologis masyarakat, peta masalah dan pemutakhiran informasi, edukasi menghindari kepanikan dan terus memperbaiki pemulihan kepercayaan publik wajib dilakukan sinergis oleh pemerintah bersama segenap komponen anak bangsa," ujar dia.

    Dia mengatakan seluruh masyarakat, kalangan pebisnis, serta satuan kerja pemerintah wajib mengampanyekan penanganan dan pencegahan virus korona. Ditambah peran serta masyarakat bersedia secara sukarela menjadi relawan-pejuang bersama-sama memerangi virus korona. 

    "Seiring dengan ini, kita berharap besar semoga seluruh kalangan komponen bangsa mampu tetap ikhtiar semaksimal mungkin, berdoa serta senantiasa optimis agar dapat menemukan pemecahan masalah dampak virus korona ini dengan benar dan tepat," kata dia.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id