comscore

Legislator Minta Izin Pesantren Shiddiqiyyah Dievaluasi

Anggi Tondi Martaon - 07 Juli 2022 17:48 WIB
Legislator Minta Izin Pesantren Shiddiqiyyah Dievaluasi
Anggota Komisi II Luqman Hakim. Dok. DPR
Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) diminta mengevaluasi izin Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah, Ploso, Jawa Timur. Permintaan itu disampaikan karena lembaga pendidikan islam itu melibatkan santri menghalangi penangkapan pelaku pelecehan seksual Moch Subchi Al Tsani (MSAT).

"Meminta kepada Kementerian Agama agar melakukan evaluasi secara serius proses pendidikan yang berlangsung di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso Jombang," kata anggota DPR dari Fraksi PKB Luqman Hakim melalui keterangan tertulis, Kamis, 7 Juli 2022.
Evaluasi penuh harus dilakukan. Jika terbukti ada praktik penyimpangan, Kemenag didesak mencabut izin operasional Ponpes Shiddiqiyyah.

"Apabila terdapat praktik yang menyimpang maka saya minta Kementerian Agama tidak ragu untuk membekukan izin pesantren ini," ungkap dia.
 

Baca: Kemenag Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang


Dia menyayangkan sikap Ponpes yang dinilai melindungi pelaku pelecehan seksual dengan mengerahkan para santri. Seharusnya, pihak keluarga kooperatif terhadap proses hukum yang berlaku.

"Melibatkan santri untuk menghalang-halangi penegakan hukum, merupakan praktik buruk yang dapat merusak mental dan keyakinan agama para santri pada masa mendatang," ujar dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id