Senjata Airgun Milik ZA Ternyata Mematikan, Ini Bedanya dengan Airsoft Gun

    Adri Prima - 02 April 2021 09:16 WIB
    Senjata Airgun Milik ZA Ternyata Mematikan, Ini Bedanya dengan Airsoft Gun
    Senjata Airgun milik ZA (foto: dok. humas polri)



    Jakarta: Kepolisian telah mengungkap kalau senjata yang digunakan pelaku teror Zakiah Aini (ZA) saat menyerang Mabes Polri merupakan jenis Airgun berkaliber 4,5 milimeter. 

    Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Argo Yuwono.






    "Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet cal (kaliber) 4,5 mm," kata Argo dalam keterangannya, Kamis 1 April 2021. 

    Argo menambahkan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman perihal dari mana senjata tersebut didapatkan oleh ZA. "Asal senjata masih diselidiki. Karena yang bersangkutan sudah meninggal," lanjutnya. 

    Senjata Airgun menggunakan gas Co2 sebagai pendorong peluru. Co2 penggunaannya ditancapkan dan dipasang pada bagian popor senjata.

    Mekanisme penggunaannya menggunakan tekanan angin, mirip dengan cara kerja airsoft gun atau senapan angin. Namun yang membedakan adalah tekanan angin yang digunakan.

    Peluru yang digunakan juga berbentuk bola kecil atau gotri terbuat dari logam. Sedangkan airsoft gun, menggunakan peluru dari plastik yang lebih ringan. 

    Karena itu, airgun lebih berbahaya dan lebih mematikan ketimbang airsoft gun, meski keduanya sama-sama berjenis senjata angin. 

    Seperti yang telah diberitakan, perempuan berinisial ZA melakukan penyerangan ke Mabes Polri seorang diri dengan menggunakan senjata, Rabu 31 Maret kemarin. Wanita berusia 25 tahun itu akhirnya dilumpuhkan oleh petugas dengan senjata api.

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id