Data LBH APIK, Kekerasan Seksual Tetap Tinggi Selama Pandemi Covid-19

    Sri Yanti Nainggolan - 23 Februari 2021 16:54 WIB
    Data LBH APIK, Kekerasan Seksual Tetap Tinggi Selama Pandemi Covid-19
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Kasus kekerasan seksual masih tinggi di masa pandemi covid-19. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) paling banyak dilaporkan.

    Anggota Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Tuani Sondang Rejeki Marpaung menyebutkan ada 582 kasus dilaporkan sepanjang 6 Maret hingga 8 Oktober 2020. Ada lima macam kasus yang diterima.

    "KDRT 192 kasus, KBGO (kekerasan berbasis gender online) 176 kasus," kata Tuani dalam diskusi daring AJI, Selasa, 23 Februari 2021.

    Kasus ketiga terbanyak ialah kekerasan dalam pacaran (KDP) dengan 59 kasus. Selain itu, ada pelecehan seksual yang mencapai 38 kasus dan pemerkosaan 26 kasus.

    Baca: Guru Les Cabul di Cilincing 1 Tahun Beraksi

    "Ini unik karena pengaduan online naik tiga kali lipat. Ini artinya makin banyak terjadi kekerasan seksual," ucap dia.

    Dia mencontohkan pada 2017, LBH APIK menerima 648 laporan dengan 37 kasus kekerasan seksual. Pada 2019, ada 794 laporan dengan 149 kasus kekerasan seksual. 

    KDRT juga mendominasi pada 2019 dengan 249 laporan. Pada 2019, kasus kekerasan seksual pada perempuan dewasa mencapai 130 kasus, KDP 63 kasus, dan kekerasan seksual terhadap anak 46 kasus.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id