548 Ribu Anak Telah Disuntik Vaksin Covid-19

    Antara - 22 Juli 2021 16:15 WIB
    548 Ribu Anak Telah Disuntik Vaksin Covid-19
    Warga antusias mengikuti vaksinasi di Sawah Besar, Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021. Foto: Medcom.id/Christian



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 548 ribu anak pada rentang usia 12 sampai 17 tahun sudah mendapatkan vaksinasi covid-19. Sementara itu, target vaksinasi pada rentang usia ini mencapai 11,9 juta jiwa. 

    "Khusus untuk kelompok sasaran 12 sampai 17 tahun, fokus pada pelaksanaan vaksinasinya di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau di sekolah masing-masing," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021.

     



    Menurut dia, vaksinasi di fasyankes diperuntukan bagi usia remaja yang putus sekolah. Sementara itu, remaja berstatus sebagai pelajar diarahkan mengikuti penyuntikan vaksin di sekolah yang memberikan layanan vaksinasi.

    Nadia mencatat vaksin untuk remaja sudah didistribusikan ke-34 provinsi. Sebanyak 50 persen vaksin ini disebar di Pulau Jawa-Bali, sedangkan selebihnya disebar merata ke daerah lain.

    Baca: Gelar Perkara Dugaan Penimbunan Obat di Kalideres Menunggu Kemenkes

    "Sekarang ini ada kebijakan mendistribusikan 50 persen vaksin di Pulau Jawa-Bali karena tingkat penularan yang melonjak dalam dua pekan terakhir," kata dia.

    Dia menyebut jumlah vaksin yang tersedia di Indonesia juga belum mencukupi untuk menutup target vaksinasi. Indonesia setidaknya membutuhkan 426 juta dosis. 

    "Yang saat ini kita miliki baru sekitar 130 juta dosis, artinya kurang lebih baru 30 persen dari total sasaran di sebuah provinsi itu bisa terpenuhi," kata dia.

    Nadia mengatakan vaksinasi usia remaja juga telah menambah target sasaran vaksinasi nasional yang awalnya berkisar 181,5 juta jiwa. Saat ini, ada 208 juta jiwa target vaksinasi.

    "Sampai kemarin sore, jumlah yang menerima dosis pertama itu sebanyak 43,3 juta, untuk dosis kedua mencapai 16,9 juta. Sudah hampir 60 juta dosis yang sudah kita suntikkan sampai dengan saat ini," kata dia.

    Masyarakat yang mendapatkan dosis kedua, kata Nadia, sekitar 16,9 juta dosis atau kurang lebih tujuh persen. Sementara itu, penerima dosis pertama berkisar 43,3 juta atau 15 persen.

    "Ini yang harus kita kejar dalam waktu tujuh bulan ini, setidaknya 90 persen dari target kita yang awal 181,5 juta tercapai," jelas dia.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id