Penemuan Vaksin Tak Berarti Pandemi Berakhir

    Sri Yanti Nainggolan - 15 September 2020 17:17 WIB
    Penemuan Vaksin Tak Berarti Pandemi Berakhir
    Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Indonesia terus berupaya menghasilkan vaksin dan pengobatan yang mujarab untuk pasien covid-19. Namun, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan penemuan vaksin belum tentu mengakhiri pandemi covid-19.

    "Walau demikian, ada obat dan vaksin, tak serta merta covid berakhir. Kita harus siapkan untuk jangka panjang," kata Doni dalam acara daring Doa Perawat untuk Negeri, Selasa, 15 September 2020.

    Doni menyampaikan belum ada ahli atau pakar yang bisa menentukan kapan pandemi covid-19 berakhir. Karena itu, masyarakat harus menjadi garda terdepan menekan penyebaran covid-19. Caranya dengan menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

    "Kita jadikan perawat, dokter, dan nakes lainnya jadi benteng terakhir," ujar dia.

    Baca: 30 Juta Vaksin Covid-19 Siap di Kuartal IV-2020

    Doni berbelasungkawa atas wafatnya para tenaga kesehatan akibat terpapar covid-19. "Mudah-mudahan diterima di tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kita lanjutkan perjuangan," kata dia.

    Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah menyebut lebih dari 70 perawat meninggal akibat covid-19. Tenaga kesehatan lainnya turut menjadi korban seperti dokter, bidan, tenaga laboraturium, dan radiografer.

    "Kami merasa kehilangan yang luar biasa atas meninggalnya perawat-perawat yang begitu berkompeten dan berdedikasi tinggi," kata Harif.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id