Menko PMK: Merokok Berdampak pada Kekerdilan Anak

    Antara - 25 Agustus 2020 21:33 WIB
    Menko PMK: Merokok Berdampak pada Kekerdilan Anak
    Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto:Medcom.id)
    Jakarta: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut kebiasaan merokok di lingkungan keluarga berpengaruh pada kekerdilan (stunting) pada anak. Bahkan, dampak merokok terhadap anak terjadi saat di dalam kandungan.

    "Kebiasaan merokok di lingkungan keluarga, baik suami maupun istri bisa berpengaruh terhadap stunting, karena stunting ini serangannya dimulai ketika anak berada dalam kandungan," kata Muhadjir dikutip dari Antara, Selasa.

    Muhadjir mengeklaim dampak rokok terhadap kondisi anak sudah terbukti. "Kalau janinnya sudah terpapar rokok, jangan berharap pertumbuhan berikutnya sempurna, ketika anak sudah sampai pada usia produktif," kata dia.

    Dia mengatakan rokok menjadi faktor yang bisa menghambat upaya membangun manusia Indonesia, yaitu manusia produktif, berdaya saing tinggi, memiliki kemampuan intelektual maupun kemampuan kecakapan keterampilan yang baik serta akhlak yang mulai. Oleh karena itu, kata Muhadjir, kebiasaan baik harus ditanamkan sejak usia dini.

    Menurut Muhadjir, salah satu kebiasaan yang sangat berbahaya adalah ketika anak-anak mulai melihat orang tuanya atau tetangganya merokok. Bahkan mungkin mereka juga mulai mencoba-coba merokok jadi faktor kebiasaan.

    "Oleh karena itu, sejak dini anak-anak harus mulai dikenalkan tentang bahaya merokok," kata dia.

    Baca: Pemerintah Targetkan Stunting Turun Menjadi 14 Persen

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id