Sembilan Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19

    Fachri Audhia Hafiez - 28 Juni 2020 16:46 WIB
    Sembilan Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19
    Ilustrasi PSBB. Medcom.id
    Jakarta: Sebanyak sembilan provinsi tercatat nol penambahan kasus positif virus korona (covid-19) per Minggu, 28 Juni 2020. Sedangkan 25 provinsi masih menunjukkan penambahan kasus dengan jumlah bervariatif.

    "Sembilan provinsi tersebut Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Lampung, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Minggu, 28 Juni 2020.

    Adapun, 25 provinsi yang menunjukkan penambahan kasus salah satunya Jawa Timur. Yurianto menyebut Jawa Timur mencatat penambahan kasus tertinggi mencapai 330.

    Disusul Sulawesi Selatan 192 kasus, Jawa Tengah 188 kasus, DKI Jakarta 125 kasus, Kalimantan Selatan 73 kasus, dan Sumatra Selatan 50 kasus. Kemudian, Bali 45 kasus, Nusa Tenggara Barat 36 kasus, Sulawesi Utara 32 kasus, dan Papua 26 kasus.

    Selanjutnya Jawa Barat 25 kasus, Sumatra Utara 20 kasus, Kalimantan Tengah 12 kasus, Maluku Utara 11 kasus, Kalimantan Timur 9 kasus dan Maluku 6 kasus. Banten dan Sumatra Barat masing-masing 3 kasus.

    Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Papua Barat tercatat masing-masing ditemukan 2 kasus. Riau dan Sulawesi Barat masing-masing hanya 1 kasus.

    Yuri mengatakan penambahan kasus dipengaruhi sejumlah hal, seperti belum disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Adapula orang terkonfirmasi positif covid-19 tetapi tidak melaksanakan isolasi diri dengan baik.

    "Masih ada contact tracing dari kasus konfirmasi positif yang kita rawat belum bisa diperiksa laboratoriumnya. Masih ada kelompok rentan tertular karena tidak patuh menjaga jarak, tidak menggunakan masker, dan tidak rajin mencuci tangan," tutur Yuri.

    Kasus terpapar covid-19 di Indonesia sebanyak 54.010 pasien per Minggu, 28 Juni 2020. Sebanyak 22.936 orang dinyatakan sembuh dan 2.754 orang meninggal akibat virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok tersebut.

    Data itu berdasarkan pemeriksaan terhadap 17.230 spesimen. Total spesimen yang sudah diperiksa sebanyak 770.600 dan telah diperiksa melalui metode polymerase chain reaction (PCR) sebanyak 456.636 orang.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id