Tenaga Medis Hingga PDP Ikut Rapid Test di Jakpus

    Christian - 26 Maret 2020 13:07 WIB
    Tenaga Medis Hingga PDP Ikut <i>Rapid Test</i> di Jakpus
    Petugas medis mengecek kesehatannya dengan mengambil sampel darah dengan metode rapid test (pemeriksaan cepat) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 25 Maret 2020. Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
    Jakarta: Tenaga medis hingga pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona (covid-19) mengikuti pengecekan cepat atau rapid test di Jakarta Pusat (Jakpus). Mereka diperiksa di fasilitas kesehatan setempat.

    "(Ada) 5 RSUD (rumah sakit umum daerah) dan 8 puskesmas (pusat kesehatan masyarakat) yang tersebar di Jakarta Pusat sudah terdistribusi alat rapid test covid-19," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakpus, Erizon Safari, saat dihubungi, Kamis, 26 Maret 2020. 

    Menurut dia, selain tenaga medis dan PDP, tes dijalankan terhadap orang dalam pemantauan (ODP). Erizon mengakui tidak ada acara seremonial dalam pemeriksaan ini. Rapid test juga dijalankan secara selektif. 

    "Teknisnya itu PDP dan ODP kita undang atau diberi kabar oleh petugas puskesmas setempat waktu pelaksanaan rapid test. Kami juga prioritaskan tenaga medis yang mereka berisiko kena, apalagi banyak tenaga medis kesehatan yang sakit. Kalau datanya itu ada di setiap rumah sakit tersebut," papar dia.

    Dia mencontohkan apabila ada seseorang yang positif terkena korona, keluarga korban juga bakal diperiksa. Pihaknya lain yang mengurus jenazah pasien positif korona juga mengikuti rapid test yang dimulai per hari ini.

    Erizon mengaku perlu memprioritaskan beberapa pihak agar alat rapid test tersalurkan kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Sementara itu, masyarakat umum yang masih sehat tanpa belum memiliki gejala korona tidak dapat mengikuti tes.

    "Kami membutuhkan pemeriksaan cepat kalau dia benar positif langsung kita rujuk ke rumah sakit terdekat atau Wisma Atlet. Jadi kalau masih sehat untuk sementara tetap jaga kesehatan, kalau sudah batuk, pilek, demam itu baru bisa ikut tes," ungkap dia.

    Tenaga Medis Hingga PDP Ikut <i>Rapid Test</i> di Jakpus

    Baca: Besok, Pemkot Jakpus Gelar Pemeriksaan Rapid Test

    Sementara itu, jumlah pasien positif covid-19 di seluruh Indonesia per Rabu, 25 Maret 2020, mencapai 790 kasus. Sebanyak 31 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan 58 orang meninggal akibat virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, itu.

    Pasien terbanyak berada di DKI Jakarta. Data di situs corona.jakarta.go.id menyebutkan ada 472 pasien positif di Ibu Kota. Sebanyak 290 pasien masih dirawat, sedangkan 122 lainnya isolasi mandiri. Pasien sembuh mencapai 27  orang dan meninggal 43 orang.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id