Teknologi Baru Hasilkan 8 Ton Padi di Tengah Pandemi

    Candra Yuri Nuralam - 19 Mei 2020 12:52 WIB
    Teknologi Baru Hasilkan 8 Ton Padi di Tengah Pandemi
    Asisten Staf Khusus Wakil Presiden, Ikhsan Abdullah. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Seluas 10 hektare ladang padi dengan tipe padi varietas inpari 30 di Desa Jaga Pura, Cirebon, Jawa Barat, panen pada Senin, 18 Mei 2020. Delapan ton padi siap jadi ketahanan pangan Indonesia saat wabah virus korona (covid-19) berlangsung.

    "Alhamdulillah, dengan teknologi dan ekosistem baru, padi yang dulu dipanen mencapai 4 sampai 5 ton per bahu, kini meningkat 25 persen menjadi 7,5 hingga 8 ton per bahu," kata Asisten Staf Khusus Wakil Presiden Ikhsan Abdullah di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2020.

    Ikhsan mengatakan panen kali ini merupakan percobaan penanaman padi dengan membangun ekosistem yang didukung oleh teknologi pupuk futura serta nutrisi esensial pada Februari 2020. Hal itu bisa terjadi usai mendengarkan gagasan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) dan Polri dalam fokus peningkatan hasil panen di daerah lumbung padi seperti Jawa barat yang meliputi Kabupaten Cirebon, Indramayu, Karawang, dan Subang.

    Baca: Jokowi Instruksikan Protokol Kesehatan di Pasar Jelang Lebaran Dipantau
     
    Panen kali ini diharap bisa membuat ketahanan Indonesia makin kuat di tengah wabah virus korona. Panen kali ini juga bagian dari dukungan program visi misi Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

    "Ini sekaligus dalam rangka mendukung program kerja wapres yang berkualitas di bidang industri pertanian dalam meningkatkan produktivitas ketahanan pangan, yakni dengan memperkuat ketahanan pangan masyarakat dalam kondisi pandemi covid-19," ujar Ikhsan.

    Ikhsan berencana memperluas penanaman padi dengan metode seperti ini ke depannya. Dia berencana menggandeng perbankan nasional, kementerian pertanian, Badan Usaha Logistik (Bulog), dan beberapa pemilik usaha makro. Tentunya, kata Ikhsan, dengan menggunakan sistem syariah.

    Dia yakin rencana ini tak hanya akan memperkuat sistem pangan negara. Jika berhasil, rencana ini bisa membuat banyak lapangan kerja untuk masyarakat tingkat desa.

    "Kami sangat optimistis dapat memberikan kontribusi, memberikan lahan pekerjaan bagi angkatan kerja di desa dan perkampungan," ucap Ikhsan.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id