comscore

Ibu Kota Baru Dinamakan Nusantara Tuai Pro Kontra, Netizen: Enggak Kreatif

Cindy - 18 Januari 2022 09:56 WIB
Ibu Kota Baru Dinamakan Nusantara Tuai Pro Kontra, Netizen: Enggak Kreatif
Desain istana negara di Kalimantan Timur. Instagram/Nyoman Nuarta.
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan nama ibu kota negara (IKN) akan menjadi Nusantara. Nama Nusantara dipilih melalui pertimbangan panjang. 

"Jadi sekarang hari Senin, hari Jumat lalu (14 Januari), dan beliau mengatakaan ibu kota negara ini 'Nusantara'," kata  Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN), di Gedung DPR, Senin, 17 Januari 2022.

 



Suharso mengatakan nama Nusantara dipilih dari 80-an nama yang disodorkan pemerintah. Beberapa nama yang diserahkan, antara lain Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusajaya, Pertiwipura, Waanapura, Cakrawalapura, Kertanegara, dan lain-lain.

"Kami panggil para ahli bahasa, ahli sejarah, kemudian mereka yang punya otoritas untuk memberikan knowledge kepada kami, para pakar itu, untuk memilih kata-kata yang paling tepat," beber dia.
 
Berdasarkan keterangan ahli kata Nusantara sudah dikenal sejak lampau. Selain itu, kata tersebut sudah melekat pada Indonesia dan telah dikenal di kancah internasional.
 
"Mudah-mudahan dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia," tutur dia.

Baca: Bappenas Ungkap Makna Nusantara Sebagai Nama Ibu Kota Negara

Nama Nusantara masuk trending Twitter

Pemilihan nama Ibu Kota Baru itu menjadi topik pembicaraan publik Tanah Air. Kata kunci seperti Nusantara dan Jakarta masuk trending topic Twitter, Selasa, 18 Januari 2022. Kata Nusantara telah disebut 25,6 ribu kali dan kata Jakarta sudah 38,4 ribu cuitan. 

Tak sedikit netizen yang mempertanyakan pemilihan nama Nusantara sebagai nama Ibu Kota Negara di bagian Kalimantan Timur itu. Sebab, kata Nusantara sudah menjadi nama Kepulauan Indonesia. 

"Jadi ibu kota Indonesia di masa depan akan disebut 'Nusantara', nama yang sama dengan wilayah bersejarah mencakup sebagian besar laut SEA. Di negara yang penduduknya begitu dikaruniai kreativitas, satu-satunya yang enggak punya kreativitas adalah birokrat pemerintah," cuit @james***tra. 

"Nama asli suatu wilayah yang sudah ada sebaiknya tidak diganti. Mengapa tidak cukup dengan tambahkan daerah khusus ibu kota. Ini seperti hilang identitas. Yang ramai-ramai usulin nama tuh biang kerok," cuit @xie***ra. 

"Se Nusantara dulu artinya luas ya bung. Kini dipersempit jadi sekota," cuit @Rez***ii1. 

"Bukannya nama Nusantara seharusnya mengacu pada pulau (Indonesia)? Bukan ibu kota," cuit @andre***ntu. 

"Bakal bentrok sama KBBI nih. Kalau gini caranya cicit-cicit gua gak tau kentalnya makna Nusantara dalam sejarah. Lagi pula itu kabupaten atau udah ada namanya, kaga usah diganti lagi. Puyeng," cuit @dang****uwu. 

Baca: Jadi Nama Ibu Kota Negara, Ini Asal-usul Nusantara

(CIN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id