KLHK Dorong Masyarakat Kurangi Sampah dari Sumbernya

    Fachri Audhia Hafiez - 29 September 2019 22:36 WIB
    KLHK Dorong Masyarakat Kurangi Sampah dari Sumbernya
    Deputi Direktur Barang dan Kemasan, Direktorat Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ujang Solihin Sidik. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
    Bandung: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut terdapat dua komponen dalam mengatasi masalah sampah. Pertama mengurangi sampah dari sumbernya.

    "Sumbernya apa saja? Dari rumah kita, sekolah, kantor dan sebagainya. Jadi mengurangi sampah dari sumber sampah, itu yang sedang kami dorong yang pertama," ujar Deputi Direktur Barang dan Kemasan, Direktorat Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ujang Solihin Sidik di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Minggu, 29 September 2019.

    Ujang menjelaskan, mengurangi sumber sampah bisa dimulai dengan tidak menggunakan barang-barang yang berpotensi menjadi sampah yang sulit diurai. Contohnya, penggunaan plastik, sedotan plastik, botol plastik dan sebagainya baiknya dikurangi. Masyarakat bisa menggantinya dengan tote bag, sedotan berbahan stainless dan membawa tumblr untuk minum.

    "Kalau bisa enggak nyampah ngapain kita nyampah? Kalau terpaksa nyampah, nyampah sedikit mungkin," ujar Ujang.

    Komponen kedua ialah menangani sampah. Sampah yang telah dibuang oleh masyarakat tak hanya sekadar dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Namun juga dipilah untuk bisa didaur ulang dan bernilai ekonomis.

    "Misalnya ngangkut sampah, sampahnya diolah jadi industri daur ulang, jadi kompos atau dibawa ke TPA. Dimana sampah ditimbun terakhir, tapi itu lebih banyak urusan ke pemerintah daerah," ucap Ujang.

    Ia menambahkan, pemerintah sedang menargetkan bahwa tahun 2025 sampah di Indonesia bisa 100 persen ditangani dengan baik. "Pemerintah sedang menargetkan tahun kita bisa kurangi 30 persen, yang ditangani 70 persen. Itu kebijakan utama yang sedang kita dorong," ujar Ujang.



    (DMR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id