Sumbangsih Habibie untuk Pemilu Indonesia

    Faisal Abdalla - 12 September 2019 06:28 WIB
    Sumbangsih Habibie untuk Pemilu Indonesia
    Patung BJ Habibie di Gorontalo. Antara Foto/Adiwinata Solihin
    Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Arief mengenang sosok negarawan Habibie yang patut dicontoh. 

    "Banyak contoh baik yang bisa diteruskan oleh seluruh anak bangsa; ibadahnya, harmoni keluarganya, kecerdasannya, dan komitmennya untuk bangsa dan negara," kata Arief di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

    Dia juga mengenang kebersamaan KPU dengan Habibie. Pada Desember 2014, KPU  sempat memberikan penghargaan 'KPU Awards' kepada Habibie karena dia dianggap berjasa meletakan pondasi pemilu yang demokratis dengan membuat perangkat Undang-undang Pemilu.

    Selain itu, Arief juga mengungkapkan peran Habibie saat Indonesia menggelar pemilu pertama kali di era Reformasi pada 1999. Saat itu, para wakil partai di KPU tak menemukan kata sepakat terkait dengan hasil penghitungan suara.

    Pemerintah, di bawah komando Habibie berinisiatif mengambil alih penetapan hasil pemilu. Dengan cara itu, proses Pemilu 1999 dapat terus berjalan dan diselesaikan.

    "Keputusan itu diambil di saat yang tepat, termasuk saat mengambil alih penetapan hasil pemilu 1999," ungkap Arief.

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua KPU periode 2012-2016, almarhum Husni Kamil Manik. Habibie berhasil mengalahkan enam kandidat lainya yang dipilih KPU.

    Habibie wafat pada usia 83 tahun. Presiden Republik Indonesia ke-3 tersebut meninggal dunia pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto.
     
    Anak Habibie, Thareq Kemal Habibie menyebut tim dokter sudah berusaha keras untuk menyelamatkan nyawa ayahnya. Namun penyakitnya tak bisa disembuhkan.
     
    "Tim dokter sudah memberikan yang terbaik. Karena memang usia dan gagal jantung," kata dia.
     
    Kemal juga menyebut Habibie didampingi anak dan cucu saat menghembuskan napas terakhir.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id