comscore

Hewan Ternak yang Kena PMK Akan Dimusnahkan

Siti Yona Hukmana - 12 Mei 2022 18:51 WIB
Hewan Ternak yang Kena PMK Akan Dimusnahkan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (kiri) di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Polisi menyebut hewan ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) akan dimusnahkan. Pemusnahan itu untuk mencegah penyebaran virus antarhewan lainnya.

"Jadi, tadi saya sampaikan bahwa hewan ternak yang terkana wabah atau virus yang sudah tidak bisa digunakan, tentunya untuk menghindari penyebaran maka akan dilakukan pemusnahan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Mei 2022.
Ramadhan mengatakan hewan akan dipotong bila belum terkena virus namun telah sakit. Tindakan itu bakal dilakukan Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan.

"Tugas Polri di sini melakukan pengawasan kegiatan tersebut. Intinya Polri berperan untuk mengantisipasi penyebaran daripada wabah penyakit tersebut," ungkap jenderal bintang satu itu.

Baca: Sapi Mati di RPH Malang Dilaporkan Suspek PMK

Hewan ternak di enam kabupaten dan dua provinsi terjangkit wabah PMK. Provinsi itu ialah Jawa Timur dan Aceh.

"Kementerian Pertanian telah menetapkan dua daerah yang dilanda wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan, dua daerah itu adalah Provinsi Aceh dua kabupaten, dan empat kabupaten di Jawa Timur," kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Rabu, 11 Mei 2022.

Sebanyak dua kabupaten yang dilanda wabah PMK di Aceh, yaitu Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur. Sementara itu, empat kabupaten di Jawa Timur, yaitu Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.

Data Kementerian Pertanian menyebutkan, jumlah kasus hewan ternak yang terinfeksi PMK di Jawa Timur sebanyak 3.205 ekor dengan kasus kematian mencapai 1,5 persen. Sedangkan, kasus positif PMK di Aceh sebanyak 2.226 ekor dengan kasus kematian satu ekor.

Penyakit mulut dan kuku pada hewan ini menjangkiti hewan ternak dengan kuku terbelah seperti sapi, kambing, domba, dan babi. Penularan penyakit ini terjadi melalui virus yang penyebarannya lewat udara atau airborne maupun kontak langsung.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id