BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Selatan Jawa

    Ferdinand - 01 Juli 2021 09:40 WIB
    BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi 6 Meter di Perairan Selatan Jawa
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 1 hingga 2 Juli 2021. Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal mengatakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur ke Selatan dengan kecepatan berkisar 5 sampai 25 knot. 

    Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur ke Tenggara dengan kecepatan 5 hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Pulau Bangka, Laut Natuna, dan perairan selatan Banten.

     



    "Kemudian, Laut Jawa, perairan selatan Jawa-Nusa Tenggara Timur, Laut Banda dan Laut Arafuru," kata Herizal dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 1 Juli 2021.

    Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 sampai 2,50 meter. Gelombang tinggi berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, perairan timur Pulau Simeulue-Kepulauan Nias, Laut Natuna utara, Laut Natuna, perairan Kepulauan Anambas, Selat Karimata, dan perairan utara Pulau Bangka. 

    Baca: Kronologi Tenggelamnya KMP Yunicee, Bawa 41 Penumpang

    Lalu, perairan timur Lampung, Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur, perairan selatan Kalimantan, perairan Kotabaru, dan Laut Bali. Kemudian, di Selat Makassar bagian selatan, perairan Kepulauan Sabalana-Kepulauan Selayar, Laut Flores bagian timur, Selat Sumba bagian timur, Selat Ombai, perairan Baubau-Wakatobi, Teluk Tolo, perairan selatan Kepulauan Banggai- Kepulauam Sula. 

    Gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 sampai 4 meter. Kondisi ini berpeluang terjadi di perairan barat Aceh, perairan barat Nias- Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia Nias- Kepulauan Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan, dan Selat Bali-Lombok.

    "Lalu gelombang yang sangat tinggi kisaran 4 sampai 6 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa, Samudra Hindia selatan Banten sampai Nusa Tenggara Barat," ucap Herizal. 

    Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan.

    Nelayan dengan kapal tongkang juga perlu waspada. Pengguna kapal ferry dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar juga harus hati-hati dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter. 

    "Untuk itu dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Herizal.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id