KLHK Sebut Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta Aman

    Kautsar Widya Prabowo - 05 Oktober 2021 18:41 WIB
    KLHK Sebut Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta Aman
    Pelabuhan Muara Angke/ANT/Wahyu Putro



    Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut parasetamol yang diduga mencemari teluk Jakarta merupakan emerging polutan atau bahan pencemar baru yang belum memiliki baku mutu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga belum memiliki baku mutu parasetamol.

    "Penelitian parasetamol dan kandungan terhadap parasetamol yang ditemukan hanya di dua tempat tidak menimbulkan gangguan bagi kesehatan, jadi aman," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 5 Oktober 2021.

     



    Rosa mengaparesiasi penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama peneliti di Inggris yang menemukan ada konsentrasi parasetamol di muara sungai Angke dan muara sungai Ciliwung Ancol. Namun, ia menilai perlu ada riset lanjutan.

    "Kalau kita lihat peneliatn yang dilakukan (penelitin BRIN) Mba Wulan dan Prof Zaenal baru penelitian yang pertama terkait parasetamol, jadi perlu ada penelitian lanjutan," kata dia.

    Baca: Cemari Teluk Jakarta, Peredaran Parasetamol Dinilai Perlu Dibatasi

    Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, Sigit Reliantoro, menjelaskan sebanyak 13 sungai bermuara di teluk Jakarta. Belasan sungai itu berasal dari Bogor, Bekasi, Depok, dan Jakarta.

    "Artinya semua tempat berkumpul pencemaran dari daratan yang di sekitarnya. Paling efisien melakukan penanggulangan dari sumbernya," kata dia.

    Sebelumnya, sekelompok ilmuwan dari pusat penelitian oseanografi Universitas Brighton, Inggris, menemukan kandungan parasematol di sampel air yang diambil dari dua lokasi, yakni Muara Angke dan Ancol. Penelitian dimuat dalam jurnal Science Direct, Agustus 2021, dengan judul 'High concentrations of paracetamol in effluent dominated waters of Jakarta Bay, Indonesia'. Penelitian ini menganalisis sampel yang dikumpulkan di empat lokasi Teluk Jakarta dan satu lainnya di Pantai Utara Jawa Tengah.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id