Pemberian Gelar Profesor ke Megawati Bakal Berdampak ke Citra Pendidikan

    Anggi Tondi Martaon - 12 Juni 2021 19:22 WIB
    Pemberian Gelar Profesor ke Megawati Bakal Berdampak ke Citra Pendidikan
    Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mendapat gelar profesor kehormatan Unhan. Foto: Tangkapan layar.



    Jakarta: Pemberian gelar profesor atau guru besar tidak tetap kepada Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dinilai memiliki sejumlah dampak negatif. Salah satunya, citra Indonesia di dunia internasional.

    "Dampaknya (citra pendidikan Indonesia) kepada dunia internasional negatif," kata Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Said Hamid Hasan, kepada Medcom.id, Sabtu, 12 Juni 2021.

     



    Said khawatir dunia internasional bakal memandang sebelah mata penetapan guru besar di Indonesia. Sebab, penetapan bukan atas dasar kompetensi melainkan lebih bersifat politis.

    "Mereka (dunia internasional) melihat bagaimana pendidikan dan dalam hal ini kegurubesaran menjadi incaran politik untuk meningkatkan pencitraan," ujar Said.

    Dia menyebut hal itu tak berdampak langsung pada peringkat pendidikan Indonesia di dunia internasional. Namun, lebih kepada kepercayaan terhadap pendidikan Indonesia.

    (Baca: Megawati Sebut Bakal Dapat Gelar HC Lagi dari Sejumlah Universitas)

    "Karena campur tangan kekuasaan politik yang demikian besar," sebut Said.

    Dia menuturkan hal serupa pernah dialami berbagai negara terkait pemberian gelar pendidikan kehormatan. Seperti, mantan Perdana Menteri Inggris Margareth Tacher yang rencananya memperoleh doktor honoris causa dari Oxford University pada Januari 1985.

    Namun, hal itu tak terwujud karena mendapat penolakan dari mayoritas civitas akademika di kampus tersebut. Sebab, Margareth menurunkan anggaran pendidikan pada saat itu.

    "Tapi tidak sampai pada yang lebih hakiki seperti jabatan guru besar," ujar dia.

    Amerika Serikat juga memberikan gelar profesor kepada dosen tamu atau lebih dikenal visiting professor. Namun, sebatas panggilan bukan gelar resmi.

    "Setiap dosen di Amerika disebut profesor walaupun belum memiliki jabatan profesor," ujar dia.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id