Tuan Rumah Presidensi G20, Indonesia Perkuat Pengaruh ke Dunia

    Insi Nantika Jelita - 27 November 2021 15:37 WIB
    Tuan Rumah Presidensi G20, Indonesia Perkuat Pengaruh ke Dunia
    Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: tangkapan layar di YouTube.



    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20 pada 2022 punya modal untuk memperkuat pengaruh ke tingkat dunia. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang bakal diselenggarakan di Bali, dinilai bukan saja menjadi ajang menunjukkan kemajuan sosial ekonomi Indonesia, tetapi ajang pengenalan budaya Nusantara kepada mancanegara.

    “Dalam pandangan saya, Indonesia sebagai negara tuan rumah G20 menyiratkan bahwa kita ingin meningkatkan pengakuan, pengaruh, dan kekuatan secara global. Di sisi lain mereka (negara mitra) juga menunggu peningkatan peran regional kita,” kata Luhut dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Sabtu, 27 November 2021.

     



    Luhut menyampaikan Indonesia akan memainkan peran penting untuk memperkuat pengaruh pemulihan pascapandemi covid-19. “Kita harus memanfaatkan momentum untuk membuka potensi Indonesia dan mempromosikan kemajuan pembangunan kita ke dunia,” ujarnya.

    Beberapa hal yang akan menjadi fokus pemerintah yang akan disinggung dalam G20 2022 ialah sektor pariwisata dan usaha mikro-kecil-menengah (UMKM). Selain itu, Indonesia akan menunjukkan inisiatifnya menuju pembangunan berkelanjutan sebagaimana telah disepakati bersama dalam Perjanjian Paris, seperti transisi energi dan penggunaan kendaraan listrik.

    Baca: Menkominfo Berharap Media Bantu Sukseskan KTT G20

    "Selain promosi yang telah kita lakukan, kita juga harus mampu menangkap minat global yang meningkat untuk berinvestasi di Indonesia dengan menciptakan peluang investasi yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional,” harap Luhut.

    Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate menegaskan acara tersebut akan diadakan sebagai bentuk sosialisasi dan diseminasi informasi mengenai makna penting penunjukkan Indonesia sebagai Ketua G20. Begitu juga dengan manfatnya bagi kemajuan perekonomian Indonesia.

    “Kita ingin mengajak banyak pihak untuk bekerja sama dalam menyukseskan presidensi G20," sebut Johnny.

    Presidensi G20 akan dimulai secara resmi pada 1 Desember 2021. Acara ini akan mengangkat tema 'Recover Together, Recover Stronger'.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id