Ini Alasan Istilah PPKM Darurat Diubah Menjadi PPKM Level 4

    Kautsar Widya Prabowo - 22 Juli 2021 07:48 WIB
    Ini Alasan Istilah PPKM Darurat Diubah Menjadi PPKM Level 4
    Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: tangkapan layar di YouTube.



    Jakarta: Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan istilah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diubah menjadi PPKM level 4. Perubahan tersebut sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

    "Presiden (Jokowi) memerintahkan agar tidak lagi menggunakan nama PPKM darurat ataupun mikro, namun kita gunakan sederhana, yaitu PPKM level 4," ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 21 Juli 2021.

     



    Penetapan level wilayah berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan Menteri Kesehatan. Beberapa indikator tersebut, yakni laju transmisi covid-19, respon sistem kesehatan, dan kondisi sosiologis masyarakat. 

    Baca: Beri Sinyal Perpanjang PPKM Darurat, Begini Pernyataan Jokowi

    PPKM level 4 akan diberlalukan hingga 25 Juli 2021. Setelah itu, pemerintah bakal melakukan pelonggaran secara bertahap pada 26 Juli 2021.

    "Relaksasi dan pembukaan bertahap di beberapa daerah apabila menunjukkan perbaikan dari semua sisi, terutama penurunan kasus dan indikator-indikator sesuai dengan acuan WHO," jelasnya.

    Luhut menyebut pelaksanaan PPKM darurat yang diberlakukan sejak 3 Juli berdampak positif dalam penanggulangan covid-19. Seperti menurunya angka kasus harian dan penurunan tingkat kapasitas tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id