Masyarakat Diminta Mewaspadai DBD saat Peralihan Musim

    Sri Utami - 12 Februari 2019 18:32 WIB
    Masyarakat Diminta Mewaspadai DBD saat Peralihan Musim
    Petugas melakukan penyemprotan fogging di perumahan warga kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Foto: MI/Bary Fathahilah.
    Jakarta: Tren penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini menunjukan angka penurunan. Namun, serangan DBD harus tetap diwaspadai karena dapat melonjak saat peralihan musim
     
    "Iya sudah menurun trennya, tapi harus tetap waspada. Karena musim hujan belum selesai dan peralihan musim hujan ke kemarau menyebabkan genangan air," kata Direktur Penyakit Tular dan Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Selasa 12 Februari 2019.
     
    Berdasarkan data Kemenkes, dari tanggal 23 Januari hinga 12 Februari penderita DBD terus menurun dari 3500 kejadian menjadi 600 kejadian. Kondisi ini mencerminkan upaya yang dilakukan untuk pencegahan dan perawatan berjalan mampu menurunkan angka kejadian DBD.
     
    "Memang grafik penambahan kejadiannya naik turun, tapi menunjukkan angka penurunan. Ini upaya dari berbagai pihak bukan Kemenkes saja, pemerintah daerah dan masyarakat berperan penting," ujarnya.

    Baca: Menyikapi Demam Berdarah
    Dia mengungkapkan, sebanyak 19.003 kasus DBD dilaporkan dari 34 provinsi dengan jumlah korban meniggal 188 orang. Provinsi Jawa Timur, NTT, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi Utara, Jawa Tengah dan DKI Jakarta merupakan provinsi yang memiliki tren tinggi kasus suspect DBD.
     
    "Upaya yang telah dilakukan berupa surat edaran kemenkes kepada semua gubernur tentang kesiapsiagaan peningkatan kasus DBD hingga mengaktifkan posko KLB DBD," tandasnya.



    (FZN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id