Dr Tirta Kritik Logika Pemerintah: Mudik Dilarang tapi Tarawih Boleh, Aneh!

    Adri Prima - 08 April 2021 17:19 WIB
    Dr Tirta Kritik Logika Pemerintah: Mudik Dilarang tapi Tarawih Boleh, Aneh!
    dr Tirta (foto: instagram)



    Jakarta: Relawan Pencegahan Covid-19, Tirta Mandira Hudhi atau yang akrab disapa dr Tirta menentang kebijakan larangan mudik yang diinisiasi oleh Pemerintah. Menurut dia, kebijakan larangan mudik terkesan bertolak belakang dengan beberapa kebijakan pemerintah lainnya, seperti memperbolehkan Salat Tarawih hingga shalat Idul Fitri di masjid.  

    Di sisi lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga mulai membuka keran pariwisata pada April ini. Beberapa fakta itulah yang membuat dr Tirta meminta pemerintah untuk merevisi kebijakan larangan mudik. 






    "Ini tabrakan (kebijakan). Ada berita lagi buka puasa (bukber) diizinkan di restoran. Ini kan nggak sinkron. Saran saya buatlah kebijakan yang sinkron. Ketika bukber boleh, salat tarawih boleh berjemaah, ketika wisata dibuka, harusnya mudik nggak dilarang. Asalkan menjalani protokol kesehatan," kata Tirta dalam sebuah video yang ia unggah di akun instagram pribadinya @dr.tirta. 

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan alasan larangan mudik adalah demi mengantisipasi kenaikan kasus penularan covid-19. Selain melarang mudik, pemerintah juga melarang warga liburan ke luar kota selama periode yang telah ditentukan.

    Aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar larangan cuti dan mudik Lebaran 2021 juga terancam sanksi berupa hukuman disiplin mulai dari teguran hingga pemecatan.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id