Jumlah Dokter Terbatas, Kemenkes Boyong Tenaga Kesehatan ke NTT

    Fachri Audhia Hafiez - 06 April 2021 15:50 WIB
    Jumlah Dokter Terbatas, Kemenkes Boyong Tenaga Kesehatan ke NTT
    Ilustrasi bencana NTT/Antara/Pion Ratuloli



    Jakarta: Dokter di lokasi bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) terbatas. Rencananya, dokter dari luar provinsi bakal diboyong ke titik-titik lokasi pengungsian.

    "Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah melakukan koordinasi untuk mendatangkan sumber dokter dari beberapa provinsi, termasuk dari Sulawesi Selatan dan juga Jawa Timur," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo melalui konferensi televideo, Selasa, 6 April 2021.






    Selain jumlah dokter, Doni menuturkan ada keterbatasan alat perawatan yang dibutuhkan korban untuk tindakan medis. Alat perawatan tambahan bakal segera dikirim segera ke fasilitas kesehatan di NTT.

    "Alat-alat untuk merawat pasien patah tulang yang masih kurang dan kami sudah beroperasi untuk segera didatangkan dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar," ucap Doni.

    Baca: Lebih dari 8 Ribu Warga NTT Mengungsi Akibat Siklon Tropis Seroja

    Sementara itu, dia memastikan obat-obatan tercukupi. Penanganan medis yang melibatkan semua unsur pemerintah dan relawan juga berjalan maksimal.

    Sebanyak 10 kabupaten dan 1 kota di NTT terdampak bencana alam. Wilayah itu terdiri atas Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Alor, dan Kabupaten Sumba Timur. Kemudian, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.

    Sejumlah wilayah di NTT dan NTB dilanda bencana hidrometeorologi pada Minggu, 4 April 2021. Peristiwa itu akibat siklon tropis Seroja yang terbentuk di kawasan tersebut.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id