Polisi: Belum Ada Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi

    Siti Yona Hukmana - 11 Januari 2021 17:04 WIB
    Polisi: Belum Ada Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi
    Polisi berangkat ke lokasi diduga tempat pesawat Sriwijaya Air hilang kontak, Sabtu, 9 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima 10 kantong berisi bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 per Minggu, 10 Januari 2021. Namun, belum ada titik terang soal sosok korban. 

    "Belum ada yang teridentifikasi," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Umar Shahab saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 11 Januari 2021.

    Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan identifikasi berupa tes deoksiribonukleat (DNA) membutuhkan kehadiran keluarga dekat korban. Polisi perlu mengambil sampel dari keluarga yang memiliki hubungan darah dengan korban. 

    Namun, para keluarga korban yang datang ke posko DVI di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur masih tergolong kerabat jauh. Mereka meliputi paman, keponakan, hingga tetangga korban.

    Baca: Penyelam Semakin Dekat dengan Black Box Sriwijaya Air SJ-182

    "Jadi enggak bisa. Tapi, kami sudah sampaikan supaya yang datang ini orang yang segaris lurus," ujar Yusri di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2021.

    Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menemukan bagian badan pesawat dan jenazah penumpang pada Minggu, 10 Januari 2021. Hal ini meliputi 16 bagian atau potongan besar dari pesawat dan 10 kantong jenazah yang berisi bagian tubuh korban.

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh saat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id