BPOM Sebut Efek Samping Vaksin Sinovac Ringan

    Fachri Audhia Hafiez - 11 Januari 2021 17:29 WIB
    BPOM Sebut Efek Samping Vaksin Sinovac Ringan
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) menyebut ada efek samping dari vaksin covid-19 produksi Sinovac, Tiongkok. Vaksin ini baru saja lolos mendapatkan izin pemakaian darurat atau emergency use authorization (EUA).

    "Secara keseluruhan vaksin coronavac (Sinovac) aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang," kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers virtual, Senin, 11 Januari 2021.

    Menurut dia, efek samping vaksin ini bagian dari kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Efek samping ini wajar dialami ketika tubuh disuntik vaksin.

    Baca: Breaking News: BPOM Izinkan Pemakaian Darurat Vaksin Sinovac

    Efek samping ini disebut sebagai efek lokal berupa nyeri, iritasi, dan pembengkakan. Ada pula efek samping sistemik, seperti nyeri otot, sakit kepala, dan demam.

    "Frekuensi efek samping dengan derajat berat, sakit kepala, gangguan di kulit, atau diare yang dilaporkan hanya 0,1 sampai 1 persen," ujar dia.

    Penny menegaskan efek samping itu tidak berbahaya. Tubuh bisa pulih kembali usai mengalami kondisi itu.

    "(Efek samping) juga dialami pada subjek yang mendapatkan plasebo," ujar Penny.

    BPOM menerbitkan EUA terhadap vaksin covid-19 produksi Sinovac. Izin dikeluarkannya salah satunya setelah tercapainya efikasi sebesar 65,3 persen.

    Hasil ini sudah sesuai persyaratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni minimal efikasi vaksin 50 persen. Angka itu menunjukkan harapan vaksin mampu untuk menurunkan timbulnya penyakit covid-19 hingga 65,3 persen.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id