Sejarawan cum Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Meninggal

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 27 April 2021 14:16 WIB
    Sejarawan cum Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Meninggal
    KH Agus Sunyoto meninggal (Foto: YouTube NU Online)



    Jakarta: Ketua Lembaga Seni dan Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Agus Sunyoto meninggal. Beliau wafat di usia 61 tahun.

    Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Jaringan GUSDURian berduka cita atas wafatnya Prof. KH. Ng. Agus Sunyoto, seorang sejarawan dan Ketua Lesbumi PBNU. Semoga beliau ditempatkan di sebaik-baiknya tempat kembali. Amin,” tulis Twitter akun Tiwtter @Gusdurian yang dikutip Medcom.id, Selasa, 27 April 2021.

     



    Melansir laman NU Online, sebelum meninggal Kyai Agus Sunyoto sempat sakit dan dirawat di RS AL. Beliau mengembuskan nafas terakhir pada Selasa, 27 April 2021.

    Agus Sunyoto merupakan sejarawan yang produktif dalam membuat tulisan. Salah satu karya fenomenalnya adalah buku Atlas Wali Songo.

    Di dalam buku tersebut, Kyai Agus Sunyoto yang juga aktif memberi ceramah ini, meyakinkan bahwa Wali Songo adalah fakta sejarah. Sebab, menurutnya ada upaya dari oknum tertentu
    yang tampak bermaksud menghilangkan jejak Wali Songo.

    Selain Atlas Wali Songo, karya-karya lainnya dari almarhum antara lain Suluk Abdul Jalil: Perjalanan Ruhani Syeh Siti Jenar, Sunan Ampel: Taktik dan Strategi Dakwah Islam di Jawa, Resolusi Jihad, dan Banser Berjihad Melawan PKI.

    Pengasuh Pesantren Global Tarbiyatul Arifin, Malang, Jawa Timur, ini juga produktif menghasilkan karya fiksi yang banyak dipublikasikan dalam bentuk cerita bersambung.

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id