Pemda NTT Diminta Data Rumah Rusak

    Theofilus Ifan Sucipto - 05 April 2021 21:53 WIB
    Pemda NTT Diminta Data Rumah Rusak
    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (tengah). Dok. Istimewa



    Jakarta: Pemerintah daerah (pemda) di Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta mendata jumlah rumah yang rusak. Dengan begitu, pemerintah pusat bisa menyiapkan dana stimulan.

    “Mohon didata, jumlah rumah yang rusak dipasang di balai desa,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam telekonferensi, Jakarta, Senin, 5 April 2021.






    Doni menyebut pemerintah menyiapkan dana Rp50 juta untuk satu rumah yang rusak berat dan Rp25 juta untuk satu rumah rusak sedang. Rumah yang rusak ringan diberikan stimulan Rp10 juta.

    Doni juga meminta pemda mempertimbangkan kemungkinan tempat yang tidak mungkin dibangun kembali usai banjir bandang. Sehingga ada rencana relokasi sejak jauh-jauh hari.

    “Ketentuannya, lahan relokasi disiapkan pemda. Pemerintah pusat hanya bantu dana stimulan,” papar dia.

    Baca: Korban Jiwa Banjir Bandang NTT Menjadi 84 Orang

    Pemerintah pusat juga bakal membantu pemulihan infrastruktur. Misalnya, kehadiran PLN untuk menyediakan aliran listrik serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk menyediakan air bersih.

    “Mungkin ada anggaran pemda juga yang bisa digunakan untuk pembangunan jalan dan kebutuhan lain,” tutur dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id