Kominfo Terbitkan Aplikasi Penelusuran Pasien Positif Covid-19

    Whisnu Mardiansyah - 26 Maret 2020 19:57 WIB
    Kominfo Terbitkan Aplikasi Penelusuran Pasien Positif Covid-19
    Menkominfo Johnny G Plate.
    Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan operator telekomunikasi meluncurkan aplikasi TRACETOGETHER. Aplikasi mengidentifikasi pergerakan pasien positif covid-19 (korona) lewat nomor ponselnya. 

    "Aplikasi TRACETOGETHER yang dikembangkan operator telekomunikasi dan akan terpasang pada smartphone dari pasien positif covid-19 untuk memberikan penanganan darurat apabila diperlukan," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020. 

    Berdasarkan surat keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 159 Tahun 2020, aplikasi ini melakukan tracing (penelusuran), tracking (pelacakan), dan fencing (pengurungan) pasien covid-19. Pasien positif covid-19 bisa diberikan peringatan jika melewati batas lokasi isolasi yang diketahui lewat aplikasi. 

    Pergerakan pasien, terang dia, bisa dipantau selama 14 hari terakhir. Operator selular lainnya bisa terhubung dengan visualisasi yang sama untuk melihat pergerakan pasien positif covid-19 lewat aplikasi ini. 

    "Berdasarkan hasil tracing dan tracking, nomor di sekitar pasien positif covid-19 yang terdeteksi akan diberikan warning untuk segera menjalankan protokol ODP (orang dalam pemantauan)," jelas Johnny. 

    Baca: Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Korona Didenda Rp1 Miliar

    Politikus Partai NasDem itu meminta operator telekomunikasi menyediakan layanan telekomunikasi dan internet dengan kapasitas dan kualitas yang baik selama masa darurat covid-19. Salah satunya dengan memperbaiki perangkat jaringan Base Transceiver Station (BTS). 

    "Keputusan Menteri ini bersifat khusus, berlaku hanya untuk keadaan darurat wabah sampai dengan Pemerintah menyatakan keadaan kondusif dan keadaan darurat berakhir," ujarnya.

    Pemerintah juga akan memonitor titik perkumpulan massa melalui data pergerakan smartphone. Peringatan dapat diberikan melalui SMS blast.

    "Saya mengajak masyarakat untuk mematuhi semua arahan pemerintah, protokol-protokol yang diterbitkan oleh pemerintah, dan semua perkembangan dan petunjuk yang dilakukan melalui sarana telekomunikasi," ujarnya.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id