Pembalakan Liar di Papua Dinilai Sangat Terorganisasi

    Kautsar Widya Prabowo - 13 Mei 2020 16:01 WIB
    Pembalakan Liar di Papua Dinilai Sangat Terorganisasi
    Ilustrasi penebangan liar. Medcom.id
    Jakarta: Anggota Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian (PBHKP) Sorong, Lory da Costa, menilai penebangan liar sangat terorganisasi di Papua. Segelintir orang mampu memanipulasi izin penebangan di lokasi yang dilarang.

    "Biasanya penebangan liar itu di Papua berkedok izin sah, namun sesungguhnya bermasalah atau manipulatif," kata Lory dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2020.

    Lory mengatakan manipulasi izin itu bahkan bisa menyertakan nama bupati di salah satu daerah. Biasanya manipulasi izin dilakukan untuk menguasai hasil hutan kayu masyarakat yang tak boleh dikomersialkan.

    "Aktivitas skala komersial mereka biasanya bertujuan untuk menarget pasal besar, khususnya luar negeri," ujar Lory.

    Kelompok itu biasanya bersekongkol dengan sindikat internasional. Hal itu dilakukan agar proses pengiriman kayu antarnegara berjalan mudah, dan bisa mengeruk keuntungan besar.

    "Penyelundupan ke luar negeri dominan menggunakan alat angkut kapal asing, terkadang pengiriman disamarkan menggungakan kapal tongkang," ucap Lory.

    Baca: KLHK Gandeng KPK Usut Pembalakan Liar di Papua

    Beberapa penebang liar di Sorong, Papua, bahkan menggunakan alat berat untuk mempercepat pekerjaan. Perizinan alat berat itu pun terdapat masalah.

    "Selain itu juga mereka menggunakan menggunakan tenaga kerja lokal dalam bentuk kelompok, atau tenaga kerja luar," tutur Lory.

    Penggunaan jasa aparat pun dilakukan para kelompok penebang liar itu. Mereka menyuap aparat untuk melancarkan transaksi maupu aktivitas penebangan liar di Sorong, Papua.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id