Pengguna KRL Tangerang-Duri Mulai Sepi

    Cindy - 17 Maret 2020 10:36 WIB
    Pengguna KRL Tangerang-Duri Mulai Sepi
    Pengguna KRL Tangerang-Duri Sepi. Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line dari Stasiun Tangerang menuju Duri mulai sepi. Hal ini buntut dari imbauan pemerintah agar masyarakat menjaga jarak sosial atau social distance dan kerja dari rumah untuk mencegah penularan virus korona (covid-19).

    Pantauan Medcom.id, setiap gerbong kereta tetap terisi penumpang, namun tak menumpuk seperti biasanya. Bahkan, ada beberapa bangku kosong.

    Sebagian orang masih menggunakan KRL karena kantornya belum menerapkan sistem kerja dari rumah. Salah satunya Ripin yang bekerja di perusahaan garmen.

    "Besok (18 Maret 2020) baru kerja di rumah, hari ini data-data diambil buat persiapan kerja di rumah," kata Ripin kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

    Baca: Ganjil Genap Tetap Ditiadakan

    Namun, terang dia, tak semua karyawan bisa bekerja dari rumah. Sebagian karyawan harus masuk dua hari seminggu untuk memastikan pekerjaan tuntas.

    "Jadi (masuk) Selasa dan Jumat takutnya enggak selesai kerjaan kalau kerja di rumah saja. Tapi tetap efisiensi semaksimal mungkin mengurangi aktivitas di luar," ucap pria berusia 51 tahun itu.

    Penumpang lainnya, Surya, mengaku masih menggunakan KRL karena pekerjaan menuntutnya keluar rumah. Dia harus keliling bertemu klien.

    "Enggak bisa pakai online. Jadi harus ketemu orang. Ada standar operasional prosedur (SOP) nya," ujar Surya.

    Presiden Joko Widodo sebelumnya mendorong masyarakat mengambil jarak sosial untuk mencegah penyebaran virus korona. Salah satunya beraktivitas dari rumah untuk sementara.

    “Ini saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Maret 2020.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id